Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PENJABAT Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono buka suara terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang meminta masyarakat melaporkan jalan rusak melalui media sosial. Heru mengatakan, Jakarta sudah memiliki kanal pengaduan masyarakat.
Sebelumnya di era masa kepemimpinan Mantan Gubernur Joko Widodo dan Mantan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama, Jakarta memiliki kanal pengaduan aplikasi Jakarta Smart City.
Kemudian, di era Mantan Gubernur Anies Baswedan, Pemprov DKI mengembangkan aplikasi Jaki. Melalui aplikasi tersebut, Pemprov DKI menerima segala bentuk pengaduan dari infratruktur hingga pelayanan publik. Aparat lurah hingga camat akan bergerak untuk menangani aduan tersebut.
Baca juga: Ironi Pembangunan Jalan di Indonesia, Dilakukan Hanya Saat Atasan Mengecek
"Di Jakarta kan ada sistem pengaduan melalui pengaduan elektronik di kelola Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik," ujar Heru saat dikonfirmasi, Sabtu (6/5).
Masyarakat juga bisa mengadu langsung melalui loket pengaduan di kantor-kantor lurah dan camat di seluruh ibu kota.
Baca juga: Kunjungan ke Lampung, Jokowi Enggan Lewat Ruas Jalan yang Sudah Diperbaiki
Selain itu, penanganan aduan masyarakat tak hanya dilepas begitu saja. Heru menegaska penanganan aduan masyarakat senantiasa dipantau oleh Biro Tata Pemerintahan (Biro Tapem). Jika ada aduan yang tidak ditindaklanjuti, liurah dan camat setempat akan memperoleh penilaian buruk.
"Dipantau oleh Biro Tapem. Di sisi lain setiap kelurahan sampai kantor wali kota ada loket pengaduan, dan banyak hal pengaduan dari warga melalu loket-loket dan pengadauan electronic dan tentunya semua harus di tindak lanjuti," tuturnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta masyarakat mengadukan perihal jalan rusak ke pemerintah melalui media sosial. Ia mengungkapkan hal tersebut dalam unggahannya pada akun Instagramnya, Jumat (5/5) sore.
"Apabila jalan di daerah anda masih rusak parah dan sudah lama tidak diperbaiki, sampaikan kepada saya melalui kolom komentar dan kirim video melalui pesan langsung di akun Instagram ini," tulisnya.
Jokowi lantas menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan sangat penting untuk mendukung arus mobilitas barang dan orang.
Sebab, mobilitas yang lancar akan membantu menurunkan biaya logistik dan harga barang di pasar-pasar.
Unggahan di Instagram itu pun disertai dengan sebuah reels video yang menampilkan Presiden Jokowi dan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan sedang berada di mobil yang menyusuri sejumlah jalan rusak di Provinsi Lampung pada Jumat pagi.
Dalam video itu, Mendag Zulkifli sempat menyindir kondisi jalan di Lampung yang menurutnya 'luar biasa'.
"Luar biasa jalannya. Ini kalau orang hamil bisa langsung melahirkan ya Pak," kata Zulkifli kepada Jokowi.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan pelantikan tersebut dilaksanakan pukul 08.00 WIB di Gedung Krida Bhakti, Sekretariat Negara, Jakarta.
Mendagri Tito Karnavian melantik Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Teguh Setyabudi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta
Presiden Jokowi telah memberhentikan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta dan digantikan Teguh Setyabudi.
Presiden Joko Widodo memberhentikan dengan hormat Heru Budi Hartono sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dan mengangkat Teguh Setyabudi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta.
Pelantikan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming sebagai presiden dan wakil presiden pada Minggu (20/10) mendatang akan dihadiri oleh perwakilan negara-negara sahabat.
PENJABAT (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menanggapi terkait masa jabatannya yang akan habis pada Kamis, 17 Oktober 2024 besok.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved