Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM pembangunan jalan di Indonesia belum sepenuhnya tercapai. Sebab, banyak pihak yang menganggap pembangunan dilakukan hanya pada saat kondisi kerusakan infrastruktur jalan diviralkan dan pengecekan oleh atasan struktural dilakukan.
Pernyataan ini diungkapkan mantan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Djohermansyah Djohan. Djohan menganalogikan kultur pembangunan jalan daerah di Indonesia masih berasas pada budaya feodal dan priyayi.
“Nah gini, yah, praktik bahwa datang pejabat lalu jalannya baik dan dibetulin, itu sudah sejak zaman dahulu kala. TIdak berubah. Ini kultur feodal, kultur priyayi. Ini masih eksis di pemerintah tingkat lokal kita. Jadi, perbaikan itu belum terjadi secara signifikan. Kecuali mungkin di daerah yang kepala daerahnya maju. Namun, secara umum, belum berubah,” ungkap Djohan dalam Editorial Media Indonesia, dikutip Sabtu (6/5).
Baca juga: 15 Ruas Jalan Rusak Berat di Lampung Diambil Alih PU-PR, Jalan Mana Saja?
Djohan tidak menepis, selain mentalitas pejabat yang masih berasas pada kultur priyayi tersebut, berbagai masalah seperti perencanaan pembangunan dan penganggaran juga ikut menjadi biang masalah ini.
Umumnya, dalam penyusunan anggaran belanja daerah, komponen yang dikalkulasikan untuk infrastruktur sangat kecil, dibanding belanja lain. Terutama belanja pegawai, ungkap Djohan.
Baca juga: Kunjungan ke Lampung, Jokowi Enggan Lewat Ruas Jalan yang Sudah Diperbaiki
“Nah, itu juga tergantung pada prioritas kepala daerah. Kalau kepala daerahnya komit, maka jalan rusak itu, misalnya dari 300 km, dicicil diselesaikan 100, misalnya. Namun, dalam praktiknya, langka yang seperti itu. Mereka sekarang ini, biasanya sering belanja-belanja,” kata Djohan.
Presiden Joko Widodo akhirnya mengunjungi Lampung dengan agenda pengecekan jalan, yang sempat viral karena kondisinya yang sangat rusak.
Jokowi, sebelumnya, diagendakan datang pada Rabu (3/5). Namun, akhirnya datang pada Jumat (5/5). Dalam selang waktu tersebut, Pemerintahan Provinsi Lampung disebut membangun jalan yang akan dilintasi Presiden, secara kebut.
Bahkan, banyak yang menyebutnya sebagai proyek Roro Jonggrang–legenda pembangunan 1.000 candi dalam semalam.
Namun, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi membantah pembangunan dilakukan semata-mata, karena kedatangan Presiden. Dia mengaku, program ini dibuat sesuai dengan prosedur tender.
“Perbaikan jalan itu setelah tender. Karena uang itu milik pemerintah,” ungkap Djunaidi, dikutip Kamis (4/5).
Kini, Djunaidi mengaku telah menganggarkan Rp750 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan di Lampung. (Z-1)
Salah satu dari empat tokoh tersebut berasal dari Indonesia adalah Marine Novita (Co-founder MilikiRumah)
Di tengah upaya pembangunan SDGs, muncul pertanyaan penting mengenai bagaimana sumber daya dapat dimobilisasi untuk menutup kesenjangan pembangunan
Otoritas Palestina meradang lantaran Israel kian memperketat kendali atas Tepi Barat.
Arah pembangunan ke depan harus seiring dengan penataan ulang kawasan hutan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air.
Komitmen ini menjadi penting sehingga memiliki persepsi publik yang kuat dan rekam jejak positif di kalangan masyarakat luas.
Isu pendidikan juga menjadi catatan Menko Polkam, di mana terdapat aspirasi masyarakat untuk memiliki perguruan tinggi, spesifiknya kehadiran cabang Universitas Cenderawasih (UNCEN).
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
BEREDAR video yang memperlihatkan dua orang diangkut dalam bucket atau keranjang pengeruk ekskavator.
CURAH hujan deras yang mengguyur Wonosobo belakangan ini membuat jalan alternatif Wonolelo - Wonosobo rusak parah.
Dengan kondisi jalan yang memprihatinkan tersebut, banyak masyarakat mengeluh soal hasil pertanian atau perkebunannya tidak dapat terdistribusi dengan optimal.
Terdapat tiga titik rawan macet di sepanjang rute.
SEBANYAK 321 jalan rusak terdampak banjir di Sumbar. Kondisi ini menghambat penanganan darurat, khususnya pendistribusian bantuan kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved