Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya telah memastikan pemilik mobil Toyota Kijang dengan nomor dinas Polri 10011-VII yang nomornya dicatut tidak saling kenal dengan pelaku penodongan senjata api (Senpi) yang terjadi di kawasan Tol Tomang, Jakarta Barat pada Kamis (4/5).
"Sejauh ini hasil identifikasi tidak saling mengenal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko (5/5).
Kendati demikian, Truno sampai saat ini masih belum dapat merinci lebih lanjut soal identitas pelaku penodongan tersebut.
Baca juga : Polda Metro Usut Aksi Koboi di Jalan Tol Tomang, Jakbar
"Proses ini sementara sustainable, alat bukti salah satunya video akan kami gunakan dalam penyelidikan untuk mengidentifikasi, tunggu hasilnya," tuturnya.
Diketahui, pelaku penodongan senjata api menggunakan mobil Mazda berjenis sedan. Diduga, pria tersebut memalsukan pelat nomor kendaraanya dengan menggunakan pelat dinas Polri.
Baca juga : Polda Metro: Penodong Senpi di Tol Tomang Menggunakan Pelat Polisi Palsu
Merespon hal tersebut, Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto bahwa pihaknya sudah memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dan mencari tahu permasalahan yang ada.
"Saya sudah perintahkan Dirkrimum dan jajaran reserse untuk segera mencari dan menangkap," kata Karyoto saat dihubungi, Jumat (5/5).
Lebih lanjut, Karyoto menjelaskan bahwa pihaknya juga memerintahkan kepada Polres jajaran untuk mengejar pelaku tersebut.
"Polres-polres (juga diminta mencari)," pungkasnya. (Z-8).
Sunarwan, 60, warga Limbangan, Kabupaten Kendal diringkus petugas Polres Demak setelah menembak ban mobil pengguna jalan di jalur Pantura Jalan Trengguli, Kabupaten Demak.
Aksi koboi sejumlah anggota TNI Angkatan Darat, viral di media sosial, lantaran salah seorang di antaranya mengacung-acungkan senjata di depan warga, termasuk anak-anak.
Polsek Mampang Prapatan berhasil menangkap pelaku pengemudi mobil 'koboi' yang menodongkan pistol ke pengendara lain.
POLDA Metro Jaya menyatakan bahwa pemasok airsoft gun kepada David Yulianto, E merupakan sempat bekerja di tempat yang sama.
POLDA Metro Jaya menangkap pemasok air gun dan pelat mobil dinas Polri palsu berinisial E kepada tersangka kasus penodongan senjata api, David Yulianto, alias koboy jalanan.
Pria berinisial E ditangkap Polda Metro Jaya sebagai pemasok airsoft gun dan pelat dinas palsu ke David Yulianto, 32, sang 'koboi jalanan'.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya telah menjadwalkan pemeriksaan Richard Lee untuk mendalami keterangan tambahan.
Kepolisian terus bergerak menelusuri setiap petunjuk terkait keberadaan tersangka AJ.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya edukasi sekaligus perlindungan bagi generasi muda dari praktik investasi yang tidak memiliki legalitas jelas.
Polisi telah menerima laporan tersebut. Saat ini, status terlapor masih dalam tahap penyelidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved