Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Metro Jakarta Selatan bakal melakukan gelar perkara dalam kasus tewasnya MS, 19, dalam kecelakaan dengan pengemudi Mercedes-Benz berinisial MM, 18, anak dari anggota Polisi, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (12/3) dini hari.
"Dalam waktu dekat mungkin di minggu depan ya, maksudnya Senin, Selasa, atau Rabu ini, kami akan melakukan gelar perkara dengan melibatkan Propam, Wasidik, Bidkum, dan juga Itwasda selaku pengawas,"kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Bayu Marfiando, Minggu (2/ 4)
Bayu mengatakan kejadian kecelakaan tersebut diduga akibat dari MS dan SB (19) yang berboncengan kala itu, turut diduga menerobos lampu merah.
Baca juga: Kasat Lantas Benarkan Sopir Mercy Tabrak Pelajar Adalah Anak Polisi
"Jadi tolong disampaikan bahwa menerobos lampu merah itu dugaan awal penyebab kecelakaan. Tapi juga kami, dari pihak kepolisian, lagi mencari mungkin ada kelalaian lain," ucapnya.
"Yang dilakukan oleh pengemudi Mercy yang ada unsur pidananya. Kami lagi menunggu, hasil TAA (Traffic Accident Analysis). Itu lah yang dapat menjadi dasar kami untuk menentukan tahapan ini akan dilanjukan ke penyidikan atau seperti apa," tambah dia.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Tiga Kendaraan, Satu Orang Terluka
Bayu juga menyebutkan, setelah gelar perkara selesai, maka penyidik akan melakukan proses rekonstruksi kasus kecelakaan.
"Mungkin setelah gelar perkara ya (proses rekontruksi)," tuturnya.
Kronologi
Diketahui sebelumnya, Polres Metro Jakarta Selatan telah membenarkan Pengemudi Mercedes-Benz berinisial MM, 18, merupakan anak dari anggota Polisi. Dimana, MM turut terlibat kecelakaan menewaskan MS, 19, di Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (12/3) dini hari.
"Saya nggak tahu batasan anak petinggi Polri. Yang jelas anak polisi betul," kata Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Bayu Marfiando, Minggu (2/4).
Kendati demikian, Bayu enggan untuk merinci terkait orang tua dari MM. Lantaran, bagi Bayu, pihaknya mengklaim hanya fokus dengan kasus kecelakaan sesuai fakta di lapangan.
"Jadi saya pun nggak bisa dipaksa untuk mentersangkakan atau menyalahkan dari pihak manapun. Baik itu yang anak polisi maupun yang sana. Tapi biarlah fakta yang menyampaikan," tegasnya.
Sejauh ini, dijelaskan Bayu, kesimpulan dari kecelakaan tersebut masih sama seperti temuan awal bahwa MS dan SB, 19, yang berboncengan turut menerobos lampu merah sehingga ditabrak MM.
Kecelakaan tersebut terjadi saat pengemudi MM melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Margasatwa, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sesampainya di perempatan Kementerian Pertanian, mobil itu menabrak motor yang dikendarai SB, 19, dengan membonceng MS 19.
"Kalau mau bicara siapa yang menyebabkan kecelakaan, yang terobos lampu merah. Iya menerobos lampu merah. Itu hasil keterangan saksi," terangnya.
(Z-9)
DUNIA otomotif klasik Indonesia tidak pernah bisa lepas dari bayang-bayang Mercedes-Benz W123, atau yang lebih akrab dikenal sebagai Mercedes-Benz Tiger atau "Mercy Tiger".
Semua bermula pada 29 Januari 1886, saat Carl Benz mendapatkan paten kendaraan pertama di dunia Benz Patent-Motorwagen.
Memasuki era elektrifikasi dan digitalisasi, Mercedes-Benz terus menetapkan standar baru melalui inovasi pada kendaraan listrik, sistem berkendara otomatis, serta pengembangan MB.OS.
Bos Nvidia, Jensen Huang, meluncurkan platform Alpamayo di CES 2026. Berkolaborasi dengan Mercedes-Benz, Nvidia siap hadirkan mobil tanpa pengemudi tahun ini.
Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengapresiasi langkah Mercedes-Benz Club Indonesia yang akan mendirikan koperasi.
PasarPolis Insurance Broker dan Dipo Angkasa Motor menawarkan layanan proteksi kendaraan dengan manfaat all-risk untuk pembelian tunai mobil baru Mercedes-Benz di Tanah Air.
Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKB Iskandarsyah, tabung gas N2O tersebut ditemukan di kamar asisten Lula, berinisial A.
Salah satu cuplikan dalam kronologi tersebut adalah momen rekaman Reza Arap saat ia datang ke unit apartemen Lula Lahfah pada pukul 19:21 WIB, pada Jumat, (23/1)
Iskandarsyah menjelaskan, hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun perbuatan melawan hukum pada tubuh korban.
Polisi mengerahkan pasukan gabungan untuk meredam situasi.
ALEX Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano Nugroho, 6, bunuh diri usai diperiksa sebagai tersangka di Polres Metro Jakarta Selatan. Divisi Profesi dan Pengamanan Polri akan memeriksa penyidik.
Kasus pencabulan anak di Jakarta Selatan menjadi sorotan publik. Berikut adalah 5 fakta penting yang perlu diketahui, termasuk kronologi, bukti, dan penanganan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved