Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH sekolah jenjang SD, dan SMP di Kota Depok, Jawa Barat, tidak memiliki Kepala Sekolah (Kepsek) definitif. Hal ini menghambat proses kebijakan dan operasional kependidikan di Kota Depok.
Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdispendik) Kota Depok Sutarno, membenarkan kondisi tersebut. Namun mengaku belum hafal lantaran harus buka file. " Harus dibuka file sekolah-sekolah mana saja yang tidak memiliki Kepsek definitif, " kata Sutarno saat dikonfirmasi, pasda Selasa (21/3/2023).
Kepala SMPN 19 Kota Depok yang juga Wakil Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Depok Tatag Hadi Sunoto mengaku 9 orang Kepsek SMPN di Kota Depok pensiun 2023.
Mereka adalah Kepsek SMPN 22 Nandang Hernadilaga, Kepsek SMPN 1 Afrida, Kepsek SMPN 6 Yusuf, Kepsek SMPN 1 Erna Iriani, Kepsek SMPN 4 Anies, Kepsek SMPN 20 Lela Kusuma Wardani, Kepsek SMPN 9, Paeran, Kepsek SMPN 2 Salim Bangun, dan Kepsek SMPN 25 Sokhani.
Terkait ini, Kepala Keasistenan Riksa VI Ombudsman RI, Ahmad Sobirin mengatakan, kosongnya jabatan kepsek SD dan SMP di Kota Depok sangat merugikan karena kepsek di setiap sekolah masih sebagai pelaksana tugas (Plt).
"Ini merugikan karena peran kepsek yang Plt tidak bisa menginstruksikan berbagai kebijakan yang berkaitan dengan pembelajaran maupun penerimaan siswa baru (PPDB)," ucapnya.
Karena itu, Wali Kota Depok Mohammad Idris harus segera mengisi jabatan kepsek yang lowong tersebut sehingga kebijakan dan operasional kependidikan berjalan lancar. "Tak lumrah sekolah tanpa kepsek definitif," ujarnya.
Ketiadaan kepsek, terang dia memang tidak bakal menghentikan seluruh kegiatan belajar-mengajar di sekolah. Tanpa kepsek aktivitas pembelajaran tetap dapat berjalan terus. "Namun, ibarat kapal, kepsek adalah nakhkoda. Tanpa adanya nakhkoda, laju kapal akan terhambat. Kalaupun tetap dapat melaju, efektivitasnya akan berbeda dengan kapal yang memiliki nakhkoda," ungkapnya. (N-3)
Dikatakan, pemberian jabatan Plt kepada kepsek bukanlah solusi. " Sebab kedudukan sebagai Plt ini tidak efektif dalam melaksanakan tugas kepsek," terang Sobirin.
Sobirin menuturkan, persoalan tidak efektinya proses pembelajaran di sekolah tersebut adalah dikarenakan Plt (Kepsek) harus menangani lebih dari satu sekolah. Misalnya, ketika ada dua sekolah yang berada di satu gedung, dan kepsek satu sekolah pensiun, maka kepsek di sekolah lainnya harus menjadi Plt.
Kondisi ini jelas tidak logika karena kepsek tersebut tidak fokus mengurusi sekolah yang dipimpinnya. "Jadi kan tidak mungkin kalau dia harus memimpin di dua sekolah karena urusan kepsek itu banyak dari awal sekolah hingga semua aktivitas sekolah berakhir di hari tersebut," kata dia.
Dengan ketiadaan kepsek definitif, sambungnya juga bisa terkendala pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) serta kekhawatiran legalitas ijazah akibat kekosongan (kepsek) jenjang SD dan SMP yang akan menemukan jalan buntu.
Sebab, kepsek yang rangkap jabatan akan menerima beban ganda. "Plt memiliki keterbatasan kewenangan sehingga tidak bisa berbuat banyak dalam memajukan pendidikan di sekolah tersebut."
Wali Kota sambung dia, seharusnya tidak perlu menunda pengangkatan kepsek definitif. “Posisi kepsek dibutuhkan segera, apalagi kepsek sebagai manajer dalam menjalankan semua program supaya berkualitas,” ujarnya. (N-3)
WAKIL Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar, mengajak anak-anak Indonesia untuk berempati dan peduli kepada masyarakat yang terdampak bencana Sumatra.
BADAN Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan 120 Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila kepada sekolah jenjang pendidikan Dasar dan Menengah di Kota Singkawang
Pelajar sekolah dasar (SD) di tiga desa yang berada di Morowali Utara yaitu Desa Bunta, Bungintimbe, dan Tanauge mendapatkan bantuan sepatu dan tas sekolah
SDN 1 Porara di Desa Morosi kini memiliki 16 ruang kelas, 22 guru, serta 500 murid, dengan 107 siswa baru tercatat pada tahun ajaran 2025.
Kegiatan ini diikuti siswa sekolah dasar kelas 5–6 dari Bojonegoro dan Jakarta dengan semangat besar untuk belajar sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).
PHBS ini sebenarnya utamanya untuk anak-anak usia sekolah, karena biasanya mereka sudah dikasih untuk makan bekal sendiri, jadi sudah dilepas sama orangtua.
Penguatan kepemimpinan kepala sekolah merupakan bagian kunci dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.
Perbuatannya dinilai sebagai pelanggaran moral dan tidak beretika terhadap anak di bawah umur.
Korban terlihat terakhir pada hari Minggu (30/11) sore.
Bupati meminta para kepala sekolah untuk memberikan keteladanan sekaligus menumbuhkan kedisiplinan di sekolah masing-masing.
TULISAN-TULISAN saya di Calak Edu selalu mengingatkan dan mengajak sekolah, masyarakat, dan keluarga untuk mengarusutamakan pendidikan untuk perdamaian.
PERKEMBANGAN kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved