Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
LIMA orang dalam satu keluarga ditemukan tergeletak di lantai rumahnya diduga akibat keracunan di Kampung Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekasi Pada Kamis (12/1).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan tiga orang dari keluarga tersebut meninggal dunia. Sedangkan dua lainnya masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum daerah- (RSUD) Bantargebang.
"Kondisi keduanya sudah menunjukkan perubahan yang lebih baik dibandingkan saat pertama kali dibawa," kata Trunoyudo, di Jakarta, Sabtu (14/1).
Trunoyudo mengatakan untuk mendalami penyebab kematian korban, kepolisian membawa 12 sampel makanan yang dikonsumsi korban ke laboratorium untuk diteliti lebih lanjut.
“Pihak kepolisian pun hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu dengan membawa 12 sampel makanan yang ada di dalam rumah itu untuk diperiksa lebih lanjut," katanya.
Sebelumnya, lima orang yang merupakan satu keluarga ditemukan tergeletak di sebuah rumah kontrakan di Kampung Ciketing Udik, Bantargebang, Kota Bekas Kamis (12/1). Mereka diduga keracunan dengan mulut mengeluarkan busa.
Peristiwa ini terungkap saat seorang warga yang mendengar suara rintihan perempuan dari rumah tersebut. Setelah dicek, warga melihat dua orang yang sedang tergeletak di dalam rumah.
Warga lantas memberitahu perangkat desa setempat. Perangkat desa bersama sejumlah warga masuk ke dalam rumah tersebut dan menemukan tiga orang lainnya.
Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bantar gebang melakukan penyelidikan. Sejumlah barang bukti diamankan oleh tim identifikasi saat oleh tempat kejadian perkara (TKP).
Selain aparat kepolisian, petugas dari Puskesmas Bantar gebang dan Dinas Kesehatan Kota Bekasi juga turut diterjunkan untuk mencari benda-benda milik korban.
Setelah kurang lebih satu jam menggelar olah TKP di dalam, petugas tampak membawa beberapa barang milik korban. Beberapa barang itu antara lain satu bungkus kopi hitam, beras yang sudah diletakkan dalam wadah kecil, bekas muntahan korban, dan feses atau kotoran korban.
Selain itu, dua botol air mineral yang masing-masing berukuran 1.500 ml dan 600 ml ikut dibawa oleh petugas. Barang-barang itu dimasukkan ke plastik wadah berukuran kecil dan dibawa ke dalam mobil identifikasi. (OL-4)
Simak prakiraan cuaca Jabodetabek malam ini, Rabu 28 Januari 2026. BMKG peringatkan potensi hujan lebat dan angin kencang di Jakarta Selatan hingga Bogor.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
MENYUSUL potensi cuaca ekstrem dan banjir Bekasi yang berisiko mengganggu keamanan dan keselamatan warga sekolah, siswa ditetapkan untuk lakukan pembelajaran daring.
BENCANA hidrometeorologi kembali melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sebanyak 31 desa yang tersebar di 13 kecamatan dilaporkan terdampak banjir Bekasi dan tanah longsor.
Pihak kepolisian mengimbau generasi muda di wilayah Bekasi agar tidak mudah terprovokasi melalui media sosial yang sering kali menjadi pemicu bentrokan fisik.
Kondisi geografis yang berada dekat dengan kawasan pantai menyebabkan air laut pasang masuk ke wilayah pemukiman, termasuk lingkungan pesantren Fastabiqul Khoirots.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Emiten properti PT Winner Nusantara Jaya Tbk (WINR) mengumumkan langkah strategis untuk memperkuat pangsa pasar di kawasan Jabodetabek
Ia menjelaskan, perubahan tata ruang yang tidak terkendali turut memengaruhi daya tampung air di wilayah Jabodetabek.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BPBD menyebut banjir masih merendam 37 rukun tetangga (RT) dan 12 ruas jalan, Minggu (18/1) pukul 20.00 WIB di Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved