Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRAL di media sosial Instagram pada akun @merekamjakarta konten video yang menampilkan aksi penganiayaan atlet panjat tebing kepada pelatihnya sendiri. Kejadian itu terjadi di lokasi latihan panjat tebing di kawasan Cakung, Jakarta Timur, Senin (28/11) lalu.
Kapolsek Cakung Ajun Komisaris Syarifah Chaira mengatakan bahwa kejadian tersebut berawal dari percekcokan antara pelatih dan sejumlah atlet panjat tebing.
"Cekcok, (atlet) tersinggung. Berakhir dengan perkelahian," kata Syarifah saat dimintai konfirmasi pada Minggu (4/12).
Lebih lanjut, Syarifah mengatakan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. Ia juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu hasil visum dari korban.
"Masih dalam proses. Masih didalami menunggu hasil visum dulu," papar Syarifah.
Berdasarkan unggahan konten video pada akun Instagram @merekamjakarta memperlihatkan seorang pelatih panjat tebing, AH dianiaya oleh atletnya sendiri berinisial AS ketika di lokasi latihan panjat tebing di daerah Cakung, Jakarta Timur, Senin (28/11) lalu.
Baca juga: Pengamat: Polisi Harus Tuntaskan Kasus Kematian Keluarga di Kalideres
Dalam keterangan di video tersebut, kejadian bermula saat AH menegur AS dengan menyebut anak didiknya itu jarang mengikuti latihan panjat tebing. AH sendiri menegur AS pada Sabtu (26/11).
AH juga menyinggung atlet lainnya berinisial AJ dengan mengatakan telah menghancurkan nama panjat tebing DKI Jakarta.
Mulanya, AS menerima teguran tersebut dan meminta maaf kepada pelatihnya. AH pun mengaku telah meminta maaf karena terlalu kasar dalam menegur AS.
Namun ketika mereka hendak melangsungkan latihan pada Senin (28/11) ternyata AS masih menyimpan dendam kepada AH. Karena sebenarnya AS tidak terima ditegur oleh AH pada Sabtu lalu itu.
Dalam video itu memperlihatkan AS mengejar AS dan melampiaskan kekesalannya dengan melayangkan pukulan ke arah AH hingga beberapa kali. Atas kejadian itu, AH telah melaporkan insiden penganiayaan yang menimpanya ke Polsek Cakung. (OL-16)
Ratusan rumah warga di Kampung Sawah, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, terendam banjir pada Kamis (29/1) pagi akibat luapan Kali Cakung.
Jasad korban ditemukan oleh petugas gabungan di Kali Cilincing, Jakarta Utara, pada Minggu (18/1) sore.
Budi menjelaskan, pelaku diamankan saat akan kabur ke Lampung. Pelaku ditangkap saat menyeberang di Pelabuhan Penyeberangan Bakauheni, Lampung Selatan.
Seorang Hansip di Cakung Barat, Jakarta Timur, tewas ditembak saat menggagalkan aksi pencurian motor pada Sabtu dini hari. Polisi menduga dua pelaku bersenjata api rakitan
Korban ditembak oleh orang tak dikenal saat berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu (8/11) pagi.
Korban bersama dua rekannya, Tihasan, 48 dan Ruin, 58, tengah berjaga malam saat melihat dua orang mencurigakan di sekitar permukiman melalui kamera pengawas (CCTV).
Pemerintah Kota Jakarta Timur mencatat sebanyak 27 dari total 57 lapangan padel yang beroperasi di wilayahnya belum memiliki izin yang sesuai.
Pemerintah Kota Jakarta Timur menyegel sebuah bangunan lapangan padel di Kelurahan Kebon Pala, Kecamatan Makasar.
Permukiman warga RW 04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur, terendam banjir hingga 1,5 meter akibat luapan Kali Sunter.
Walaupun cuaca kurang mendukung akibat guyuran hujan, semangat para pengurus tidak surut.
Pemkot Jakarta Timur pasang lampu tembak dan tutup akses ilegal di Taman Kota Cawang menyusul viralnya dugaan praktik prostitusi dan temuan miras di lokasi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved