Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
SOPIR TransJakarta berinisial RP (31) tewas ditusuk oleh pelaku berinisial AR di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (22/11) malam.
Kapolres Jakarta Timur Kombes Budi Sartono menyebut penusukan tersebut dipicu oleh pelaku yang emosi setelah ponselnya terlindas oleh korban.
Ia menjelaskan kejadian berawal saat korban akan pulang menuju rumahnya. Setibanya di lokasi kejadian, korban melindas ponsel milik pelaku yang terjatuh.
Pelaku yang dalam keadaan mabuk kemudian tersulut emosi hingga menusuk korban dengan senjata tajam jenis badik.
"Tersangka mendatangi korban. Terjadi cekcok, karena tersangka mabuk habis minum-minum, sehingga langsung menusuk korban dengan senjata jenis badik. kemudian tersangka kabur," kata Budi, di Jakarta, Kamis (24/11).
Budi mengatakan tak sampai 24 jam setelah kejadian, polisi menangkap pelaku di wilayah Jakarta Selatan.
Baca juga: Pemkot Tangsel Kaji Penanganan Masalah Perhubungan Dan Lalu Lintas
Akibat perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHP juncto Pasal 351 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.
Sebelumnya, Sopir TransJakarta berinisial RP (31) ditemukan tewas di Jalan Raya Bogor, Ciracas, Jakarta Timur pada Selasa (22/11) malam.
Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan berdasarkan keterangan dua saksi di sekitar lokasi kejadian, sebelum ditemukan tewas, korban sempat bertemu dengan seseorang.
Awalnya mereka hanya mengobrol biasa. Namun, akhirnya mereka terlibat cekcok.
"Dua saksi melihat adanya dua orang naik motor berhenti di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Lalu saksi melihat kedua orang tersebut yang tadinya seperti orang sedang ngobrol tetapi lama-lama terjadi ribut antara mereka berdua," kata Jupriono, melalui keterangannya, Rabu (23/11).
Setelah itu, saksi melanjutkan perjalannya. Tak lama kemudian, saksi kembali lagi ke jalan tempat mereka korban untuk pulang. Saat melintas di lokasi, saksi menemukan korban jatuh tergeletak dengan kondisi berlumuran darah.
"Korban sudah tergeletak dengan luka tusuk di dada sebelah kanan dan diduga korban sudah meninggal dunia," katanya.(OL-4)
KPF Masyarakat Sipil menyatakan kematian pengemudi ojol Affan Kurniawan pada 28 Agustus 2025 sebagai pembunuhan. Temuan ini memicu lonjakan aksi demonstrasi di 76 kota di Indonesia.
Polres Metro Bekasi menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus kematian seorang mahasiswi yang ditemukan meninggal dunia di sebuah apartemen di wilayah Cikarang Utara.
Polisi ungkap motif pembunuhan ZA di eks Kampung Gajah Bandung Barat. Tersangka YA diduga posesif dan sakit hati karena korban ingin mengakhiri pertemanan.
Terungkap motif pembunuhan siswa SMP di eks Kampung Gajah. Pelaku sakit hati diputus pertemanan, tusuk korban 8 kali, dan buat alibi palsu diculik.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati dalam kondisi dimutilasi.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tindakan ini telah direncanakan secara matang.
Polda Metro Jaya ungkap motif cemburu di balik penusukan dua pemuda di Cililitan. Satu korban tewas, pelaku RS berhasil ditangkap
Dua remaja menjadi korban penusukan di Condet, Jakarta Timur. Satu tewas, satu luka berat. Polisi menangkap pelaku dan mengungkap kronologi kejadian.
Tim Buser Presisi kemudian melakukan pemantauan dan berhasil menangkap pelaku saat sedang mengendarai sepeda motor.
Ayah tiga anak itu menyatakan bertanggung jawab atas kematian Anggi Anggara, 27, dalam sebuah pertengkaran Kamis pagi (1/5) di Pasar Angso Duo, Kota Jambi.
Insiden penusukan tragis terjadi di Sekolah Notre-Dame-de-Toutes-Aides di Nantes, Prancis barat, yang menewaskan seorang remaja perempuan dan melukai tiga siswa lainnya.
POLISI menangkap MNA, 19, dan FF, 20, pelaku penusukan seorang wanita berinisial S, 19, di sebuah mall kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Polisi menyebut MNA membuang pisau usai beraksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved