Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Menteri Kehutanan: Tak Ada Ampun bagi Pelaku Pembunuhan Gajah di Riau

Atalya Puspa    
09/2/2026 16:19
Menteri Kehutanan: Tak Ada Ampun bagi Pelaku Pembunuhan Gajah di Riau
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah.(Antara)

MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan tidak akan memberi toleransi kepada pelaku pembunuhan gajah yang ditemukan mati dalam kondisi dimutilasi di areal konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Riau. Ia memastikan aparat penegak hukum bergerak cepat mengusut tuntas kasus tersebut.

“Berita buruk ini tentu sudah diketahui publik. Seekor gajah ditemukan mati, bahkan dimutilasi, di Riau, di kampung halaman saya, tepatnya di areal konsesi PT RAPP,” kata Raja Juli di Manggala Wanabakti, Senin (9/2).

Raja Juli menyebut telah berkomunikasi langsung dengan Kapolda Riau. Ia memastikan Kapolda bersama jajaran kepolisian dan kepala balai terkait turun ke lapangan untuk melakukan investigasi menyeluruh.

“Saya sudah menelepon langsung Bapak Kapolda Riau, dan beliau sudah turun ke lapangan bersama kepala balai kami untuk melakukan investigasi. Pesan saya sangat kuat dan jelas, jika pelakunya ditemukan, tidak akan ada ampun,” tegasnya.

Menurut Raja Juli, pembunuhan tersebut merupakan tindakan sadis yang tidak mencerminkan nilai-nilai dasar kemanusiaan. Ia menilai kejahatan terhadap satwa liar dilindungi bukan hanya merusak ekosistem, tetapi juga mencederai komitmen Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati.

Ia berharap kasus ini menjadi yang terakhir. Pemerintah, kata dia, akan bekerja keras bersama kepolisian untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk menelusuri kemungkinan adanya aktor intelektual di balik kejahatan itu.

“Saya berharap ini menjadi kejadian terakhir pembunuhan satwa liar, khususnya gajah, di Indonesia. Kami akan bekerja keras bersama Bapak Kapolda dan jajaran kepolisian untuk mencari siapa pun yang berada di balik pembunuhan ini,” ujarnya.

“Tidak ada ampun bagi siapa pun yang masih melakukan pembunuhan terhadap satwa langka di Indonesia,” pungkasnya. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya