Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGINYA modal produksi menjadi alasan para produsen tahu mogok. Di Pasar Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok tak satu pun produsen tahu yang melakukan operasional
Mogoknya produksi produk olahan kedelai tersebut kompak membuat para pedagang yang berada di Pasar Kemirimuka tidak menjual tahu.
Kepala Tata Usaha Pasar Kemirimuka, Budi Santoso Senin (7/11) membenarkan produsen tahu di Pasar Kemirimuka mogok dua hari dari hari Senin dan Selasa (8/11).
"Pemogokan ini membuat para pedagang tahu eceran berhenti berjualan. Tak ada pedagang yang berjualan tahu karena harga kacang kedelai di tingkat (pabrik) melambung tinggi," terang Budi Senin (7/11).
Budi pun menjelaskan pihaknya sudah terima tembusan soal mogok tersebut. Berdasarkan surat pemberitahuan yang diterima dari Paguyuban Pengrajin Tahu (PPT) Pasar Rakyat Kemirimuka, mereka selama dua hari mogok terhitung hari ini sampai besok.
"Tulis surat demikian mogok dua hari," ujarnya.
Kenaikan kacang kedelai ini, Budi menjelaskan sangat memukul pengrajin tahu dimana harganya tidak kira-kira.
Disebut Budi harga terbaru untuk jenis tahu goreng pot 7x8 menjadi sebesar Rp258.000 per bak.
Untuk tahu potong pot 11x11 menjadi Rp258.000 per bak, tahu jambi peras mentah menjadi Rp300.000 per bak, tahu jambi peras mateng menjadi Rp280.000 per bak.
Baca juga: Jakarta Watch Exchange Show Siap Digelar di Jakarta Utara
Untuk tahu susu kuning menjadi Rp6.500 per kantong, tahu cina jumbo menjadi Rp3.800 per biji. " Untuk tahu cina sutra menjadi Rp1.700 per biji, dan tahu parung ukuran besar menjadi Rp6.500 per biji, " katanya.
Sahat Sinambela, pedagang sayur mayur di Pasar Kemirimuka mengatakan, sejak hari ini ia tidak menerima kiriman tahu.
"Kemarin masih kebagian (tahu), lumayan lah pembelinya," kata Sahat saat ditemui di lapaknya pada Senin (7/11) siang.
Sahat mengakui, dalam waktu tiga hari kebelakang, tingkat permintaan tahu meningkat. Bahkan, tiap stok harian yang ia miliki selalu ludes terjual.
"Kali orang pada tahu kali ya pengrajin tshu mau mogok, jadi kemarin ada yang biasa beli dua papan jadi ambil empat, biasa ambil empat jadi beli lima atau enam," sambung Sahat.
Biasanya, per hari, Sahat diberi jatah tahu oleh produsen sebanyak 25 papan tahu dengan berat 3 ons per papan.
Sahat pun mengaku, pada Senin pagi (7/1) hari ini, ia diberitahu bahwa lapaknya tidak akan diberikan jatah stok tshu hingga dua hari ke depan.
"Yang biasa masuk sini (produsen tahu), bilang mungkin Rabu ada lagi. Saya coba tadi jam 10.00 WIB pagi ke Pasar Rakyat Agung, Sukma Jaya, Pasar Rakyat Cisalak Cimanggis dan Pasar Rakyat Tugu juga kosong," akunya.
Sahat pun menunjukkan, selain kelangkaan tahu, sebuah agen tahu terbesar di Pasar Tugu pun tutup sejak hari ini.
Tak jarang, para warga yang belum mengetahui adanya kabar mogok pengrajin tahu menanyakan kabar mengapa Agen tahu ditutup.
"Nanyain tahu. Saya bilang saja pabriknya mogok. Kasihan juga sih tukang tahu. Mau naikin harga nanti gak laku, mau produksi tapi mahal bahan baku kacang kedelainya," jelas Sahat. (OL-4)
Polres Metro Depok pada 2018 telah melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Perluasan pelanggan ini didukung oleh ketersediaan sumber air baku yang semakin stabil, baik dari Sungai Ciliwung maupun Kali Angke.
KERICUHAN pecah di wilayah Sawangan, Kota Depok, Jawa Barat, melibatkan dua kelompok suporter sepak bola saat berlangsungnya laga Persib Bandung melawan Persija Jakarta, Minggu (11/1).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,9 juta ton per tahun, sementara serapan dari kedelai lokal saat ini tidak sampai 100 ribu ton.
Produksi kedelai dalam negeri hanya berkisar 300– 500 ribu ton per tahun, sementara kebutuhan nasional mencapai 2,8 juta hingga 3 juta ton.
Produk yang diperkenalkan meliputi tempe, tahu, susu kedelai, hingga inovasi terbaru berupa nougat kedelai yang kaya nutrisi.
Mengonsumsi kedelai dan kacang-kacangan tidak meningkatkan risiko asam urat, bahkan bisa memberi efek perlindungan bagi tubuh.
Menurut perajin tahu dan tempe di Provinsi Lampung Sendi, kedelai impor memiliki kualitas yang lebih bagus dibandingkan kedelai lokal.
Kebijakan tarif tersebut mulai berlaku pada 1 Agustus 2025 dan menjadi salah satu tarif terendah yang diberikan AS untuk negara di kawasan Asia Tenggara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved