Jumat 04 November 2022, 21:19 WIB

Aksi 411 Tuntut Jokowi Mundur, KSP: Bikin Gaduh Saja

Mediaindonesia | Megapolitan
Aksi 411 Tuntut Jokowi Mundur, KSP: Bikin Gaduh Saja

Antara
Massa berkumpul di Patung Kuda, Jakarta.

 

DEPUTI IV Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Juri Ardiantoro mengatakan tuntutan massa aksi 411 agar Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mundur dari jabatannya sangat absurd dan tidak berdasar.

"Tuntutan ini selalu mereka sampaikan secara berulang-ulang. Ini menandakan bahwa tuntutan itu sangat absurd, tidak berdasar, dan tidak nyambung dengan kebutuhan masyarakat," kata Juri dalam keterangan diterima di Jakarta, hari ini.

Juri menjelaskan saat ini masyarakat mengetahui bahwa pemerintah sedang bekerja keras untuk menyelesaikan pandemi COVID-19 dan mengantisipasi berbagai dampak masalah akibat ketidakpastian global seperti krisis pangan, energi, dan krisis keuangan.

Di saat yang sama, kata Juri, pemerintah juga terus melanjutkan program-program prioritas nasional untuk membawa kemajuan lebih cepat bagi Indonesia.

"Jadi kalau tuntutannya Presiden Jokowi mundur, sudah pasti tidak akan dihiraukan oleh masyarakat dan dianggap hanya membuat kegaduhan saja," ucap Juri.

Juri juga menilai aksi dari kelompok masyarakat yang mengatasnamakan Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) tersebut, sebenarnya sebuah konsolidasi politik berbalut demonstrasi yang sangat kontraproduktif dan tidak mendidik masyarakat.

Baca juga: Hujan Deras Bikin Aksi Massa 411 Bubar

"Ini bentuk konsolidasi politik yang dilakukan di jalanan. Sebaiknya konsolidasi dilakukan dengan mencari dukungan politik. Berikan hal-hal yang baik dan dibutuhkan oleh masyarakat, bukan dengan memanfaatkan momen-momen seperti ini yang justru mengganggu kepentingan masyarakat," ujar Juri.

Massa aksi 411 atau 4 November, pada Jumat, memadati kawasan Tugu Arjuna Widjaja, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, sejak siang. Massa mulai berkumpul di kawasan tersebut sekitar pukul 13.00 WIB setelah melakukan pawai dari kawasan Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat usai Shalat Jumat.

Mereka melakukan aksi untuk menyuarakan sejumlah tuntutan kepada pemerintah. Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya (Polda Metro Jaya menyatakan sebanyak 3.790 personel gabungan TNI, Polri, dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersiaga mengamankan unjuk rasa yang berlangsung di Jakarta pada Jumat ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Endra Zulpan dalam keterangannya di Jakarta, mengatakan ada dua unjuk rasa yang berlangsung pada Jumat ini yang pertama ada demo 411 di Bundaran Patung Kuda, dan aksi massa buruh di kantor Kementerian Tenaga Kerja.

Terkait aksi tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya telah melakukan pengalihan arus lalu lintas di kawasan Istana Kepresidenan dan Monas dalam rangka pengaman aksi demo.(Ant/OL-4)

Baca Juga

DOK Pribadi.

Penanaman 1.000 Bibit Pohon di Bantaran Sungai Cisadane

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 30 November 2022, 13:05 WIB
Penanaman pohon ini memberikan dampak positif bagi lingkungan sebagai upaya mengurangi potensi banjir dan longsor di wilayah...
AFP/Delil SOULEIMAN

Satu Korban Helikopter Polri yang Jatuh di Perairan Manggar Kembali Ditemukan

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Rabu 30 November 2022, 11:30 WIB
Korban tersebut bernama Aipda Joko M yang merupakan seorang teknisi di helikopter...
Ilustrasi

Polisi Ciduk Tiga Pelaku Curanmor di Jakarta Pusat

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 30 November 2022, 11:27 WIB
Polisi menciduk tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Rawa Tengah, Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya