Rabu 02 November 2022, 19:54 WIB

Korban KDRT di Depok Dipindahkan ke RSCM

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Korban KDRT di Depok Dipindahkan ke RSCM

DOK.MI
Ilustrasi

 

KORBAN Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), Nila Islamia, dipindahkan dari Rumah Sakit (RS) Sentra Medika, tempat dia menjalani perawatan setelah mengalami pembacokan senjata tajam ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

"Nila Islamia dipindahkan ke RSCM berdasarkan keputusan Wali Kota Depok Mohammad Idris," kata Sekretaris Daerah Kota Depok Supian Suri di Depok, Jawa Barat, Rabu (2/11).

Supian mengatakan, Wali Kota memindahkan Nila ke RS tipe A dalam hal ini RSCM lantaran luka bacokan yang dialaminya cukup serius.

Nila dibawa menggunakan ambulans dengan didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas P3APPKB) Kota Depok Nessi Annisa Handari.

Para perwakilan medis aparatur sipil negara (ASN) Kota Depok juga ikut mendampingi korban penganiayaan tersebut di ambulans.

Supian mengatakan sebelumnya pihaknya telah berkonsultasi dengan pihak RS Sentra Medika yang beralamat di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Sukma Jaya.


Baca juga: KPAI Minta Ayah Bunuh Putri Kandung di Depok Dihukum Berat


"Pada prinsipnya pihak manajemen RS Sentra Medika sendiri tidak berkeberatan jika memang Nila Islamia dipindahkan ke RSCM," ungkap Supian.

Terhadap anak korban, Pasya, 3, Supian mengatakan akan dilakukan pendampingan psikologis oleh Pemkot serta memastikan pembiayaan rumah sakit ditanggung.

"Awak medis Pemerintah Kota telah diinstruksikan untuk melakukan pendampingan psikologis ke Pasya," ujarnya.

Wali Kota sangat memberikan perhatian terhadap kasus ini. Bahkan, ia memantau langsung perkembangan kesehatan Nila Islamia.

"Bapak Wali Kota sangat prihatin dan selalu membawa Nila Islamia dalam doanya agar lekas pulih dari sakitnya," terang Supian.

Nila Islamia menjadi korban KDRT oleh suami sendiri yang bernama Rizky Noviandi Ahmad yang sehari-hari bekerja sebagai alih daya pada Kementerian Pertanian itu.

Pasangan suami istri yang dikarunia dua anak masih kecil itu diketahui memang sering cekcok hingga Nila Islamia minta cerai.

Nila merasa sudah tidak ada kecocokan di antara mereka. Saat meminta cerai itu, suaminya mengambil golok dan membacokkannya ke bagian leher Nila Islamia. Putri pertama mereka, Keila, pun menjadi korban pembacokan hingga tewas. (OL-16)

 

Baca Juga

ANTARA/Aditya Pradana Putra

Tiang Pantograf Roboh Timpa KRL hingga Anjlok di Kampung Bandan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 26 November 2022, 20:10 WIB
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya Sabtu (26/11) siang hingga sore ini membuat sebuah tiang pantograf roboh menimpa...
DOK.MI

Belasan Kontrakan Luluh Lantak Dihantam Puting Beliung di Jelambar

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 26 November 2022, 19:55 WIB
Hingga kini, tercatat 26 kepala keluarga (KK) atau 68 jiwa yang kehilangan tempat tinggal akibat kejadian...
MI/RAMDANI

Jakarta Kembangkan Potensi Ekonomi Kreatif Digital

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 26 November 2022, 19:22 WIB
Andhika mengungkapkan, telah menyiapkan rancangan besar grand desain pengembangan ekonomi kreatif di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya