Minggu 31 Juli 2022, 18:57 WIB

2 Siswa Positif Covid-19, PTM di SMA Negeri 8 Depok Jalan Terus

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
2 Siswa Positif Covid-19, PTM di SMA Negeri 8 Depok Jalan Terus

ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan olahraga di lapangan SMPN 242 Jakarta, Senin (11/7).

 

PEMBELAJARAN tatap muka (PTM) 100% di SMA Negeri Kota Depok terus berjalan meski terdapat kasus positif virus korona di lembaga pendidikan tersebut.

Guru senior SMAN 8 Kota Depok Sugiarto mengatakan sekolahnya memutuskan untuk tetap melanjutkan PTM, hanya siswa yang terpapar covid diminta untuk menjalani isolasi mandiri (isoman).

"Tak tutup, sekolah tetap menggelar PTM 100%. Siswa yang terpapar saja yang isoman, " ujar mantan Sugianto saat dimintai keterangan di Depok, Jawa Barat, Minggu (31/7).

Ia membenarkan bahwa ada dua siswa SMAN 8 yang terpapar covid-19. Temuan kasus tersebut, lanjut dia, merupakan catatan belajar tatap muka 100% di SMAN 8 yang baru dimulai 18 Juli 2022.

Sugiarto tak menyebut siswa atau peserta didik yang terpapar covid-19 itu apakah berasal dari klaster sekolah atau bukan.

Berbeda dengan SMPN 2 Kota Depok, lembaga pendidikan tersebut menghentikan PTM 100% selama lima hari setelah kedapatan tiga siswanya terpapar covid-19.

Kepala SMPN 2 Kota Depok Salim Bangun mengatakan, pelaksanaan PTM 100% di sekolahnya terpaksa dihentikan sementara lantaran temuan kasus covid-19.

"Dihentikan selama lima hari mulai Jumat (29/7). Kembali lagi PTM pada Rabu (3/8)," ujar Salim.


Baca juga: DPRD DKI Apresiasi Program Police Go To School untuk Tekan Angka Tawuran


Menurut dia, kasus covid- 19 yang menimpa tiga siswa SMPN 2 bukan dari klaster sekolah melainkan dari klaster keluarga. "Tiga orang itu dari satu keluarga," terangnya.

Temuan kasus covid-19 di SMPN 2, lanjut Salim, dari penelusuran kontak erat yang dilakukan tim medis.

"Temuan ini hasil tracing yang dilakukan tim medis Puskesmas Depok Jaya, Kecamatan Pancoran Mas," imbuhnya.

Salim menjelaskan, kegiatan pembelajaran dialihkan ke sistem pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Ia mengharapkan kegiatan pembelajaran di SMPN 2 bisa kembali ditingkatkan. Hal itu mengingat sudah sekitar dua tahun terakhir selama pandemi berlangsung pembelajaran tidak optimal, hingga memengaruhi mutu pembelajaran.

Salim menuturkan, untuk mengantisipasi peningkatan klaster di sekolah, pihaknya terus memberikan pemahaman agar para siswa tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ia mengimbau kepada orangtua siswa untuk mengawasi anak-anaknya saat berada di lingkungan tempat tinggalnya.

"Kita imbau kepada orangtua murid untuk meningkatkan protokol kesehatan karena penyebaran covid kali ini sudah mulai masuk ke anak-anak sudah merambat ke sekolah-sekolah," pungkas Salim. (OL-16)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Maulana Surya

Pembunuh Hewan Punya Indikasi Jadi Pembunuh Sesama Manusia

👤Dinda Shabrina 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 20:25 WIB
Davina mengecam tindakan itu dan meminta agar pelaku dapat dihukum untuk memberikan efek...
Dok. BPC HIPMI Kepualaun Seribu

BPC HIPMI Kepulauan Seribu Kawal Proyek Strategis Nasional Pariwisata

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 19:19 WIB
Perekonomian Kepulauan Seribu disebut telah pulih di atas 50-60 persen dibandingkan sebelum...
DOK MI.

Sopir Taksi DPO Kasus Pencabulan Anak Serahkan Diri

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 17:07 WIB
Sopir taksi bernama Ali Suyatno, 50, menyerahkan diri ke polisi setelah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya