Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN menimpa permukiman padat penduduk. Sedikitnya, 48 unit rumah di Jl Sawah Lio Raya, Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, pada Selasa (26/7) dini hari. Polisi telah menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.
Kapolsek Tambora Komisaris Rosana mengatakan, sesuai hasil pemeriksaan sementara, pihaknya menduga kobaran api terjadi akibat hubungan pendek arus listrik atau korsleting di sebuah bangunan kontrakan yang tidak dihuni.
"Diduga, penyebab awal kebakaran akibat korsleting listrik dari salah satu rumah. Pemilik rumah untuk sementara kami mintai keterangan di kantor," kata Rosana di lokasi kebakaran, Selasa.
Akibat kejadian itu, sedikitnya 48 rumah hangus, 300 jiwa terdampak kebakaran di daerah Tambora. Kendati demikian, Rosana mengatakan, pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Setelah muncul dari kontrakan tersebut, api dengan cepat membesar, menjalar, dan menghanguskan gudang penyimpanan kabel.
Baca juga: Polda Banten: Korban Tabrakan KA dengan Odong-Odong 31 Orang
Warga setempat, Priandi, 26, mengatakan, rumah yang diduga menjadi lokasi awal kemunculan api merupakan rumah kontrakan kosong.
"Jadi rumah ini dulunya kontrakan dua lantai, semipermanen, atasnya kayu triplek. Sudah lama kosong, bertahun-tahun," kata Priandi yang juga menjadi korban kebakaran.
Dalam peristiwa kebakaran di kawasan tersebut, seorang warga jatuh dari atap karena panik melihat api yang membesar. Namun, tidak ada korban jiwa dilaporkan akibat kebakaran tersebut.
Saat kejadian, Priandi yang tinggal tepat di depan rumah kontrakan tersebut mengatakan, dirinya sempat mendengar suara percikan api beberapa kali. Namun, ia menduga suara itu dibuat manusia.
"Tiga kali saya tengok, enggak ada orang. Tiba-tiba ada yang teriak kebakaran, saya ke luar rumah, api ternyata sudah gede banget di situ," katanya menunjuk arah kontrakan dua lantai yang sudah rata dengan tanah tersebut.
Sementara itu, Camat Tambora Bambang Sutarna mengatakan, berdasarkan data hingga Selasa siang, api merambat ke 48 rumah di dua wilayah rukun tetangga (RT). (OL-16)
Aksi pencurian yang dipicu jeratan pinjaman online (pinjol) ini mengakibatkan korban merugi hingga Rp300 juta.
Dodo dan Nasio Siagian, ayah dan anak, terjerat pasal berlapis penganiayaan terhadap tetangga di Kapuk, Jakarta Barat.
Pasar rumah tapak di Jakarta Barat masih menjanjikan, terutama di segmen harga menengah.
ANGGOTA Komisi A DPRD DKI Jakarta William Aditya Sarana menyoroti kondisi tata kota di Kalideres dan Cengkareng, Jakarta Barat, yang dinilai semakin semrawut.
PERISTIWA tragis terjadi di perlintasan rel Angke, Jakarta Barat (Jakbar). Seorang pria muda berusia 24 tahun dinyatakan tewas tertabrak kereta.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan kelompok politik yang memanfaatkan bencana untuk membangun ketidakpercayaan terhadap pemerintah.
Akibat terbatasnya fasilitas pengungsian, sejumlah warga korban kebakaran Kapuk Muara harus rela bermalam di kandang kambing demi mendapatkan tempat berlindung sementara.
Kepolisian masih terus mendalami penyebab kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Jumat (6/6).
Pemerintah terus berupaya mengejar target penurunan angka kemiskinan sesuai rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024
Kebakaran terjadi di Jl Manggarai Utara II Rt10/Rw01 Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan siang ini, Kamis, (14/12).
Setelah membuka cabang di Cijantung, Jakarta Timur, kali ini Rojo Sambel membuka dua cabang di kawasan permukiman padat yakni Condet, Jakarta Timur, dan Palmerah, Jakarta Barat.
Di awali 2016, kini RW 6 Kebon Melati, Tanah Abang, bukan saja hijau tapi juga hampir zero waste.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved