Kamis 21 Juli 2022, 11:06 WIB

Keluarga Brigadir J Apresiasi Kapolri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Keluarga Brigadir J Apresiasi Kapolri Nonaktifkan Karo Paminal dan Kapolres Jaksel

Ilustrasi
Penembakan

 

KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk menonaktifkan dua anggotanya, Karo Paminal Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Jakarta Selatan Kombes Budhi Herdi Susianto terkait kasus tewasnya Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Keluarga Brigadir J buka suara terkait keputusan Kapolri tersebut. Kuasa Hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, mengatakan kliennya sangat berterima kasih dengan dinonaktifkannya kedua anggota kepolisian tersebut. Ia juga mengapresiasi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang telah mendengar dan menerima aspirasi dari pihak keluarga.

“Tadi saya informasikan ini kepada keluarga, kepada klien kami, mereka berterimakasih,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/7).

Ia memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja mengusut penyebab kematian Brigadir J secara terang benderang. Ia meyakini dengan penonaktifan dua anggota polisi tersebut pengusutan kasus dapat menjadi terang benderang.

“Jadi kita beri kesempatan kepada penyidik supaya penyidik menyidik dengan baik dan dalam pemeriksaan tadi,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menonaktifkan Karo Paminal Divisi Propam Brigjen Hendra Kurniawan dan Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi karena ingin objektif dan transparan dalam mengusut tewasnya Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Baca juga: Komnas HAM Tegaskan tidak Ada Intervensi dalam Kasus Brigadir J

Sebelumnya, Brigadir J disebut tewas dalam insiden saling tembak dengan Bharada E di rumah Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, Jumat (8/7). Namun, peristiwa itu baru diungkap pada Senin (11/7).

Polisi mengklaim penembakan itu berawal dari dugaan pelecehan yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Sambo.

Polisi mengatakan Brigadir J mengeluarkan total tujuh tembakan, yang kemudian dibalas lima kali oleh Bharada E. Tidak ada peluru yang mengenai Bharada E. Sedangkan tembakan Bharada E mengenai Brigadir J hingga tewas.

Kapolri telah membentuk tim khusus untuk mengusut insiden tersebut. Selain itu, Komnas HAM juga melakukan penyelidikan secara independen terhadap kasus itu.

Saat ini Sambo telah dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri. Kapolri mengatakan penonaktifan Sambo agar penyidikan kasus penembakan Brigadir J terlaksana dengan baik dan menghindari berbagai spekulasi di ruang publik.(OL-5)

Baca Juga

dok.ist

Bappenas Kembali Digeruduk Massa Minta Suharso Mundur dari Jabatannya

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 21:52 WIB
GEDUNG Bappenas kembali digeruduk oleh masa aksi dari Aliansi Mahasiswa Menggugat (AMAM), mereka meminta Menteri Suharso Monoarfa mundur...
ANTARA/Asprilla Dwi Adha

989 Warga Binaan Rutan Kota Depok Dapat Remisi Kemerdekaan

👤Kisar Rajaguguk 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 21:45 WIB
Pemberian remisi juga diharapkan bisa membantu mengurangi kapasitas hunian...
DOK.MI

Polisi Periksa Guru SMKN Jakpus yang Diduga Aniaya Murid

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 18 Agustus 2022, 21:31 WIB
Polsek Sawah Besar telah memeriksa terduga pelaku yang merupakan guru olahraga tersebut. Selain itu, pihaknya juga memeriksa saksi, seperti...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya