Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras disertai angin dan petir terjadi hampir merata di wilayah Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/7) petang.
Intensitas hujan tinggi yang dmulai sekitar pukul 16.00 WIB itu mengakibatkan sejumlah titik di Kota Bogor dilanda bencana. Hujan baru mereda sekitar 20.30 WIB.
Bencana terparah terjadi di Kampung Got, RT 2 RW 8, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Rumah milik keluarga Amat ambruk terkena lonsoran tebingan dari fondasi rumah yang ada di atasnya.
Satu orang warga tertimbun reruntuhan rumahnya bagian belakang.
Yoyoh, 51, saksi yang ditemui di lokasi kejadian menyebutkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, dirinya tengah melihat kondisi luar rumahnya takut tergenang luapan Kali Angke.
Menurut Yoyoh, yang merupakan kerabat atau keponakan dari Hamid, 58, saat itu di dalam rumah ada Hamid dan istrinya Manah, 57, dan anaknya Andriansyah, 25.
Namun yang keluar rumah hanya Hamid dan Andriansyah, sementara Manah terjepit dan tertimbun.
Baca juga: Aktivitas Bandara Soetta tidak Terganggu Asap Kebakaran
"Saya dengar teriakan minta tolong, saya telepon RT enggak diangkat. Kebetulan saya punya nomor Pak Lurah, jadi langsung saya lapor Pak lurah," kata Yoyoh.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Theofilo Patrochinio Freitas, menyebutkan saat ini pihaknya masih melakukan proses evakuasi pengangkatan korban dari timbunan reruntuhan.
"Korban satu orang perempuan, seorang ibu. Dia tertimbun material yang cukup banyak dan besar. Diambil pelan-pelan supaya tidak membahayakan nyawa petugas yang sedang bekerja. Makanya ada petugas di atas untuk memantau yang bekerja di bawah," ungkap Theo.
Sementara itu secara keseluruhan, akibat hujan deras yang disertai angin kencang lebih dari 5 jam itu, Theo menyebut ada 15 titik kejadian bencana.
"Kejadian hari ini di Kota Bogor secara bersamaan ada sekitar 15 kejadian. Banjir 8 titik, longsor 3 titik. Kemudian ada bangunan roboh atau jebol 4 titik. Totalnya 15 titik. Karena posisi kejadian sejam lalu. Personil masih mengecek, asesmen terkait kerugian atau kerusakan," pungkasnya. (OL-16)
Selain hujan, angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik.
Hingga Jumat (23/1) dini hari pukul 02.00 WIB, kawasan Pengasinan, Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, dilaporkan masih terendam banjir.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Naiknya tinggi muka air Bendung Katulampa ini terjadi sejak Kamis (22/1) siang. Hal tersebut bisa terjadi karena wilayah puncak Bogor diguyur hujan.
Korban adalah gurandil atau penambang emas tanpa ijin (PETI) yang menggali, mencari emas di sekitar area pertambangan milik Aneka Tambang (Antam) UBPE Pongkor.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Kabar yang menyebutkan adanya ledakan maupun ratusan orang terjebak di dalam lubang tambang. Menurut dia, informasi yang menyebut angka 700 korban berasal dari kesalahpahaman
Masyarakat diimbau waspada, terutama di wilayah Bogor yang diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai potensi bencana hidrometeorologi.
Antam, sambung dia, memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved