Jumat 01 Juli 2022, 18:20 WIB

Kasus Covid-19 Naik di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Kasus Covid-19 Naik di Depok, Warga Diminta Lebih Waspada

DOK.MI
Ilustrasi virus korona

 

KASUS covid-19 di Kota Depok terjadi peningkatan sejak sepekan terakhir. Bahkan, angka kasus harian sudah di atas 100.

"Tren kenaikan terjadi pada satu minggu terakhir, kemarin sudah diatas 100 dan ini memang trennya terjadi kenaikan. Pemicunya dimungkinkan sama dengan wilayah lain meskipun baru ada data berdasarkan hasil WGS baru empat orang terindentifikasi BA.5," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok, Dadang Wihana, Jumat (1/7).

Dadang menjelaskan bahwa kenaikan kasus ini pengaruh dari subvarian omicron BA.4 dan BA.5. "Dimungkinkan tadi subvarian baru BA.4 dan BA.5 karena peningkatannya cukup tinggi didalam satu minggu ini," tambahnya.

Selain itu, lanjut dia, kenaikan angka kasus harian dipicu karena sudah mulai normalnya aktivitas masyarakat di ruang terbuka. Misalnya kerumunan sudah terlihat lagi di ruang-ruang terbuka publik yang seharusnya tetap harus dibarengi dengan kewaspaan untuk menjaga jarak.

"Kegiatan masyarakat sudah seperti normal dulu. Misal di mana kegiatan kerumunan aktivitas sosial sudah seperti biasa. Makanya perlu kewaspadaan jaga jarak yang saat ini sudah seperti biasa," ucapnya.

Dia mengimbau agar masyarakat memperketat protokol kesehatan. "Kita sudah menyampaikan pada masyarakat untuk tetap waspada prokes karena saat ini untuk kegiatan sudah hampir seperti biasa seperti new normal," papar dia.

Terkait warga yang terpapar BA.5, kata dia, sejauh ini terdeteksi empat orang. Namun tidak menutup kemungkinan bertambah karena tidak semua menjalani pemeriksaan Whole Genome Sequencing (WGS).


Baca juga: Kembali Bertambah, Kasus Covid-19 di DKI Tembus 9.593


"Tidak semua diperiksa WGS-nya, karena harus memenuhi standar tertentu. Apakah (kenaikan kasus harian) ini memang pengaruh subvarian baru, kita belum tahu karena yang terdeteksi baru empat orang," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Depok Supian Suri menambahkan, kenaikan kasus juga terjadi di Jawa Barat dan wilayah aglomerasi Jakarta, seperti Depok, Bogor, dan Bekasi.

Ia mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk mengantisipasi kapasitas rumah sakit jika terjadi lonjakan tinggi.

"Nah muncul juga di Kota Bandung. Pak Gubernur mengamanahkan pada kota-kota yang terjadi peningkatan kasus untuk antisipasi rumah sakit isoter," katanya.

Lokasi isoter di Kota Depok saat ini ada di Rumah Sakit Anugrah Sehat Afiah (ASA) atau RSUD bagian timur di Tapos.

Isoter akan diperpanjang hingga tiga bulan lagi. Sejauh ini, Kota Depok akan memaksimalkan sarana yang telah ada dan belum ada rencana membuka kembali isoter di lokasi lain. Semula, isoter Kota Depok ada di Wisma Makara UI dan Pusat Studi Jepang UI.

"Sekarang isoman yang di UI dipindah ke RS ASA jadi isoter. Sementara kita antisipasi di satu wilayah dulu di Rumah Sakit ASA karena itu milik pemerintah, kalau di UI kita harus kerjasama. Mungkin akan dibuka lagi kalau angkanya melonjak," pungkas dia. (S-2)

Baca Juga

MI/HO

Serunya Bermain Permainan Tradisional Korea di Bekasi

👤Basuki Eka Purnama 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 08:30 WIB
KCCI memperkenalkan beberapa permainan tradisional yang sering dijumpai dalam variety show Korea, seperti Tuho, Jegi Chagi, dan Red Light...
dok.ist

5000-an Warga Bekasi Deklarasikan Ganjar sebagai Presiden 2024

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 22:22 WIB
SEKITAR 5000-an warga Bekasi berkumpul di kawasan Danau Tambelang, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/8). Mereka...
DOK.MI

Bos Judi Online Diduga Aniaya Eks Karyawan di Jakut

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 17:30 WIB
Sejauh ini empat orang telah diperiksa sebagai saksi, mulai dari karyawan hingga petinggi di perusahaan judi online...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya