Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JIKA baru pertama mendengar Museum Layang-Layang pasti yang terbersit di pikiran kita adalah ragam koleksi layangan berbagai bentuk dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, rupanya tak hanya dari Indonesia saja, banyak juga koleksi layangan unik dari berbagai negara.
"Museum Layang-Layang ini juga menyimpan layang-layang dari luar negeri seperti Turki, Belanda, Korea Selatan, Philipina, Kamboja, India, Jepang, China, Thailand, Malaysia, Sri Langka, Swedia dan juga ada dari Prancis," kata seorang pemandu wisata di Museum Layang-Layang, Asep Irawan di Jakarta, Kamis (30/6).
Pria berusia 57 tahun ini menjelaskan layang-layang yang berasal dari berbagai belahan dunia ini didapat karena pemberian atau cindera mata ketika pengelola Museum Layang-layang berkunjung ke negara-negara tersebut.
"Biasanya tukar layangan kalau kita ke sana atau mereka ke sini, ada yang disumbangkan juga untuk museum," ucapnya ketika berada di museum yang terletak di Jalan H Kamang, Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Baca juga: 'Sore di Museum’ Jadi Tema Acara Penutup Erlangga Art Awards 2022
Pemilik Museum Layang-Layang adalah Endang W Puspoyo. Dia seorang pakar kecantikan yang kebetulan senang dan memiliki hobi dengan layang-layang. Pada tahun 1990-an, Endang sering mengadakan festival layang yang mengundang partisipan dari berbagai daerah.
Pada tahun 2003, bangunan yang sebelumnya dijadikan galeri layang-layang diubah menjadi Museum Layang-Layang pertama di Indonesia, yang diresmikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada saat itu I Gede Ardika.
Harga tiket masuk museum ini untuk anak-anak Rp20 ribu dan dewasa sebesar Rp25 ribu. Tiket sudah termasuk untuk pemutaran film sejarah layang-layang, tuntunan membuat layang-layang dan tur museum.(Ant/OL-5)
Selama Juni 2025, telah terjadi 50 kali gangguan operasional yang disebabkan oleh layang-layang
Orangtua korban yang kaget mendengar informasi itu langsung membawa perkara ke kantor polisi.
Layangan aduan merupakan aset Indonesia baik dari sisi olah raganya maupun dari sisi ekonomi dari produksi layangan dan benangnya.
KEPALA Kantor Otoritas Bandara (Otban) Wilayah IV mengungkapkan kejadian helikopter wisata terlilit tali layangan pada Jumat (19/7) kemarin di Suluban Pecatu bukan yang pertama kali
KCIC terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak melakukan berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu operasional Whoosh
PLN menghimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban saat bermain layang-layang khususnya selama penyelenggaraan kegiatan internasional yang berlangsung di Bali
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved