Minggu 26 Juni 2022, 16:29 WIB

Lakukan Penistaan Agama, Holywings BSD Dipasang Garis Polisi

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Lakukan Penistaan Agama, Holywings BSD Dipasang Garis Polisi

AFP/Ardikta Nugroho.
Anggota ormas Islam menggelar unjuk rasa di depan bar Holywings di Jakarta.

 

PIHAK kepolisian memasang garis polisi di kantor pusat Holywings di BSD, Tangerang Selatan. Ini buntut promosi minuman keras gratis bagi nama Muhammad dan Maria.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Ridwan Soplanit mengatakan pemasangan garis polisi tersebut dilakukan pada Sabtu (25/6). Namun, Ridwan tak menjelaskan lama garis polisi tersebut dipasang. "Ya, sudah (dipasang garis polisi)," kata Ridwan kepada Media Indonesia, Minggu (26/6).

Diketahui, Holywings Indonesia mengeluarkan promosi pemberian minuman beralkohol secara gratis bagi pemilik nama Muhammad dan Maria. Promosi itu berlaku setiap Kamis dengan syarat membawa kartu identitas. Promosi itu pun menjadi perhatian dan polemik karena viral di media sosial.

Polisi kemudian melakukan patroli siber dan langsung melakukan penyelidikan. Setelah mengumpulkan bukti, meminta keterangan ahli, dan keterangan saksi, polisi menetapkan enam orang sebagai tersangka.

Keenam tersangka tersebut merupakan karyawan Holywings, yakni EJD, 27, NDP, 36, DAD, 27, EA, 22, A, 25, dan AAM, 25. EJD merupakan direktur kreatif. Ia bertugas mengawasi empat divisi, yakni kampanye, produksi, desain grafis, dan media sosial. 

Sedangkan NDP merupakan kepala tim promosi. DAD sebagai desainer grafis. EA merupakan admin tim promosi yang mengunggah konten ke media sosial. Holywings membuat promosi minuman keras gratis bagi nama Muhammad dan Maria tersebut untuk menarik pengunjung dan mendongkrak penjualan outlet yang tidak memenuhi target. 

Baca juga: Buntut Pelecehan Agama, Anies Diminta Cabut Izin Usaha Holywings

Keenam tersangka dijerat pasal berlapis, termasuk pasal tentang penistaan agama. Para tersangka dijerat Pasal 14 ayat 1 dan 2 UU RI Tahun 1946 dan Pasal 156 A KUHP dan Pasal 28 ayat 2 UU RI Tahun 2016 atas perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (OL-14)

Baca Juga

Dok MI

Pemuda di Tangerang Sekap dan Perkosa Perempuan 16 Tahun

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 23:42 WIB
Korban tidak kenal dengan pelaku, namun diketahui pelaku adalah teman dari teman lelaki...
Dok Polri

Polri Yakini Keterangan Putri Candrawathi Ungkap

👤MGN 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 22:57 WIB
"Faktor pemicu kejadian sebagaimana diungkapkan Pak FS (Ferdy Sambo)," ujar...
dok.ist

Sahabat Sandi Gelar Pelatihan Barista untuk Ciptakan Lapangan Kerja

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 22:18 WIB
SANDIUNO menggelar pelatihan Barista Kopi di Seso' Jl Tanah Abang II No.44, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut guna mengasah keterampilan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya