Kamis 23 Juni 2022, 22:08 WIB

Banjir Bandang Bogor Tewaskan Seorang Warga, Hanyutkan Puluhan Hewan Kurban

Mediaindonesia.com | Megapolitan
Banjir Bandang Bogor Tewaskan Seorang Warga, Hanyutkan Puluhan Hewan Kurban

DOK MI.
Ilustrasi.

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, menyatakan 39 hewan kurban berupa kambing hanyut tersapu banjir
bandang di Desa Cibunian, Pamijahan, Bogor. Puluhan hewan kurban itu ikut tersapu air bersama material bangunan dan
longsoran saat air Sungai Cianten meluap akibat hujan deras, Rabu (22/6) malam.

"Saya mengimbau agar kita semuanya untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan selalu memperhatikan peringatan dini mengenai cuaca dari BMKG," ungkap Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan di Cibinong, Bogor, Kamis (23/6). Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Cibunian, kambing dari peternakan di Kampung Banara Jaya Satu sebanyak sembilan ekor dan peternakan di Kampung Limus Badak 30 ekor.

Selain menghanyutkan hewan ternak, bencana banjir bandang menelan korban jiwa seorang ibu bernama Aan, 40, dan satu warga lain dinyatakan hilang bernama Umar, 42. Sejumlah kerugian lain seperti enam rumah rusak berat, fasilitas umum berupa jembatan terputus, akses jalan tertutup material longsor, dan kolam ternak milik warga rusak.

"Setelah mendengar kejadian bencana tanah longsor kemarin di Kecamatan Pamijahan, kami langsung memerintahkan instansi terkait untuk segera melakukan langkah-langkah penanganan bencana," kata Iwan. Ia segera menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak longsor dan banjir bandang di wilayah Kecamatan Pamijahan.

Baca juga: Anies Puji ITC Group Perusahaan Pertama Kelola Limbah Mandiri

"Insya Allah bantuan akan segera disalurkan. Semoga warga-warga yang terdampak diberikan ketabahan, tetap waspada dan tenang serta mengikuti petunjuk-petunjuk yang disampaikan oleh petugas di lapangan," ujarnya.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Aris Nurjatmiko, mengatakan bencana banjir bandang dan longsor terjadi di lima kampung Desa Cibunian, Pamijahan. "Dua korban berinisial Ibu K, 29, luka sobek ringan pada bagian kaki dan bayi berumur sekitar satu tahun mengalami luka gores pada tangan. Lalu Ibu A ditemukan meninggal dunia," ujarnya.

Aris menyebutkan, meski dampak bencana tersebut terbilang parah. Berdasarkan catatan sementara tidak ada korban yang mengungsi. "Untuk saat ini tim masih dalam pendataan kaji cepat. Di Kampung Pondok Gombong saat ini belum dilakukan pendataan karena medan saat ini tidak dapat dilalui," kata Aris. (Ant/OL-14)

Baca Juga

medcom

Bertambah 428 Kasus, Kasus Covid-19 di DKI Jadi 9.434

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 30 Juni 2022, 07:55 WIB
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 11,7%, sedangkan persentase kasus positif secara...
Antara

Polda Pastikan Promosi Threesome Bar di Jaksel tak Terkait Asusila

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:53 WIB
Diketahui promosi threesome tersebut ialah promosi minuman untuk tiga orang, bukan untuk berhubungan...
Antara

Polisi Ciduk Mahasiswa Pengedar di Kampus Bekasi

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 29 Juni 2022, 23:18 WIB
Tersangka mengaku membeli dua kilogram ganja tersebut dengan harga Rp5 juta untuk dijual...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya