Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
POLDA Metro Jaya menyambut baik adanya deklarasi setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang dilakukan oleh Khilafatul Muslimin Bekasi pada Senin (20/6).
Sebelumnya, setelah ramai penolakan warga, Khilafatul Muslimin Bekasi mendeklarasikan diri kembali ke NKRI. Khilafatul Muslimin Bekasi juga mendeklarasikan diri menolak segala bentuk radikalisme.
Deklarasi tersebut disampaikan oleh Amir Khilafatul Muslimin Wilayah Bekasi Raya Djhonny Pahamsah alias Abu Salma dan para anggotanya di markas Khilafatul Muslimin Bekasi, Pekayon, Bekasi. Deklarasi itu dihadiri Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan jajaran serta Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Rama Samtama Putra.
"Kami segenap pengurus yayasan Khilafatul Muslimin Bekasi Raya mendeklarasikan. Satu, mengakui NKRI yang berdasarkan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika," ucap Abu Salma yang diikuti peserta lain.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan mengatakan pihaknya menyambut baik deklarasi tersebut, karena para pengikut dan pengurus Khilafatul Muslimin telah kembali mengakui Pancasila sebagai ideologi negara.
"Tentu kita menyambut baik deklarasi itu. Mereka kembali kepada falsafah bangsa, ideologi bangsa yang sesungguhnya yaitu Pancasila," kata Zulpan ketika dihubungi, Rabu (22/6).
Baca juga: Polisi Tetapkan 2 Pimpinan Ponpes Khilafatul Muslimin Sebagai Tersangka
Zulpan mengatakan pemahaman dan aktivitas Khilafatul Muslimin yang bertentangan tersebut merupakan invisible crime. Khilafatul Muslimin bergerak melanggar hukum dengan melawan ideologi negara dan menyebarkan paham khilafah dengan cara-cara tersembunyi. Khilafatul Muslimin memiliki pemahaman khilafah dengan Abdul Qadir Hasan Baraja sebagai khalifahnya.
Maka dari itu, Zulpan menyambut baik jika pengikut dan pengurus Khilafatul Muslimin mendeklarasikan diri setia kepada NKRI dan Pancasila.
Lebih lanjut, Zulpan mengatakan pihaknya tak berhenti begitu saja dengan adanya deklarasi tersebut. Polda Metro Jaya bersama instansi terkait akan membahas lebih lanjut mengenai deradikalisasi, terutama kepada anak-anak yang sebelumnya menempuh pendidikan di sekolah Khilafatul Muslimin. Diketahui, Khilafatul Muslimin memiliki sekolah dari tingkat SD hingga tingkat perguruan tinggi.
"Nanti kita akan sampaikan lagi update berikutnya. Mungkin dalam minggu ini terkait bagaimana penanganan terhadap korban-korban Khilafatul Muslimin ini," ungkapnya.(OL-5)
Simak penjelasan lengkap mengenai macam-macam ideologi di dunia, mulai dari Liberalisme, Komunisme, hingga Pancasila, serta karakteristik utamanya.
Pengalaman menjadi korban perundungan dapat menimbulkan rasa dendam, penolakan sosial, dan kehilangan makna diri, yang dapat membuat remaja lebih rentan terhadap pengaruh ideologi ekstrem.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Dalam konteks geopolitik modern, konsep proxy war atau perang perwakilan memiliki peran penting dalam memahami dinamika kekuatan global
Semua komponen bangsa harus bahu membahu menciptakan rasa aman sebagaimana arahan Presiden RI.
Dengan politik jalan tengah itu, Bivitri mengatakan program-program yang ditawarkan partai politik sekadar gimik belaka, bukan program yang berkarakter ideologi kuat.
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved