Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV DKI Jakarta tengah mempertimbangkan pedagang kaki lima (PKL) untuk kembali berjualan pada hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD).
Pertimbangan itu merupakan hasil evaluasi dari CFD yang berlangsung pada Minggu (22/5) lalu. "Jika memang memungkinkan, apakah partisipan dibuka dengan membatasi jumlah, demikian juga dengan PKL," jelas Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo, Selasa (24/5).
Baca juga: Ikuti Jakarta, Kota Bekasi Gelar CFD Minggu Depan
Akan tetapi, jika PKL diberikan kesempatan, Pemprov DKI mengimbau warga yang datang ke CFD tetap menggunakan masker dan menjaga jarak.
CFD juga dipastikan akan tetap digelar pada minggu (29/5) besok, dengan titik yang sama. Untuk CFD tingkat provinsi, lanjutbdia, akan digelar di kawasan Sudirman-Thamrin dengan titik teramai.
Lalu, untuk tingkat kota administrasi, terdapat lima titik yang menjadi lokasi CFD. "Wilayah Jakarta Selatan dimulai dari Patung Pemuda ke arah selatan, sampai Simpang CSW Sisingamangaraja," imbuh Syafrin.
Baca juga: Anies: Kepulauan Seribu Akan Dipersiapkan bagi Para Digital Nomad
Sementara itu, untuk wilayah Jakarta Timur digelar di Jalan Pemuda. Untuk Jakarta Utara menyasar Jalan Danau Sunter Barat. Wilayah Jakarta Pusat berlokasi di Jalan Suryopranoto dan Jakarta Barat berada di Jalan Tomang Raya.
Menurut Syafrin, antusiasme warga Ibu Kota berolahraga di CFD cukup tinggi. Apalagi pandemi covid-19 membuat CFD dihentikan selama dua tahun.(OL-11)
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Pelaksanaan OMC dilakukan secara terukur dengan merujuk pada data prakiraan cuaca terbaru.
BPBD DKI Jakarta melaporkan 10 ruas jalan dan 16 RT terendam banjir setinggi 10–70 cm akibat hujan deras sejak Sabtu malam (17/1/2026).
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
Kondisi ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan adanya sistem tekanan rendah di selatan Nusa Tenggara Barat yang membentuk pola konvergensi atau pertemuan angin.
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved