Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI memburu pemilik akun media sosial yang menyebut telah terjadi perampokan dengan menggunakan senjata api dan menewaskan tiga orang di Kalideres, Jakarta Barat. Polisi menyebut kejadian tersebut tidak benar atau hoaks.
"Jadi ini yang kita lagi cari suara siapa yang bisa mengirim begitu. Karena alhamdulillah untuk di Citra 6, Kalideres, nggak ada perampokan," kata Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar saat dihubungi, Jumat (20/5).
Syafri mengatakan pihaknya akan mengusut penyebar pesan tersebut karena telah meresahkan masyarakat.
"Iya kita akan cari tahu (penyebar pesan) karena ini sangat meresahkan masyarakat," ungkap Syafri.
Sebelumnya, polisi menyebut kabar mengenai perampok bersenjata api di Perumahan Citra 6, Kalideres, Cengkareng, Jakarta Barat yang beredar di media sosial Instagram adalah hoaks.
Syafri mengatakan tidak ada kejadian perampokan tersebut. Ia mengatakan kejadian sebenarnya di lokasi tersebut adalah polisi mengamankan pelajar yang terlibat tawuran pada Kamis (19/6) sore.
Baca juga : Beredar Kabar Perampokan Bersenpi di Jakbar, Polisi: Hoaks
Syafri mengatakan polisi mengamankan 12 pelajar dari 6 sekolah di Jakarta Barat yang terlibat dalam tawuran tersebut.
"Petugas Polsek Kalideres berhasil mengamankan 12 orang pelajar sekolah berikut barang bukti satu senjata tajam celurit," kata Syafri.
Syafri tidak membantah gambar yang terdapat di video di media sosial itu berada di Citra 6, Kalideres, Jakarta Barat. Namun, dia membantah di lokasi tersebut telah terjadi perampokan dengan senjata api.
"Kemarin itu pada saat sore-sore itu kita dari kepolisian patroli dan lihat anak-anak kumpul dan kita amankan karena mereka sudah berencana (tawuran). Karena sudah ada dua kelompok jadi sebelum terjadi kita amankan 12 orang," jelas Syafri.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video yang diunggah @jakartabarat24jam. Dalam unggahannya, akun tersebut menyatakan terjadi perampokan bersenjata api di Citra 6, Kalideres, Cengkareng, Jakbar dengan ada 2 korban tewas dengan kerugian uang sekitar Rp1,5 miliar. (OL-7)
Perkiraan kerugian berkisar antara Rp100 juta hingga Rp130 juta. Itu uang hasil penjualan yang ada di brankas, tidak ada yang lain-lain.
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
AKSI perampokan disertai pembakaran terjadi di Toko Emas Logam Mulia, Jalan Somba Opu, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (12/2) siang.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Satgas Damai Cartenz menangkap 5 tersangka pemasok senjata api dan amunisi KKB Papua. Aliran dana Rp122 juta dan ratusan amunisi berhasil disita.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat para pelaku tidak segan-segan menggunakan senjata api untuk meloloskan diri
Pihak kepolisian mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Parlemen Australia meloloskan UU pengetatan senjata api dan program buyback nasional menyusul penembakan maut di Bondi Beach yang menewaskan 15 orang.
Aksi ini sempat berhasil, namun dipergoki oleh pemilik kendaraan saat para pelaku hendak melarikan diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved