Senin 09 Mei 2022, 16:50 WIB

Kantor Pasar Kemirimuka Kota Depok Tertutup Timbunan Sampah

Kisar Rajaguguk | Megapolitan
Kantor Pasar Kemirimuka Kota Depok Tertutup Timbunan Sampah

Ist
Tinggi sampah Pasar Kemirimuka Kota Depok

 

KANTOR Pasar Tradisional Kemirimuka di jalan Arief Rahman Hakim (ARH), Kelurahan Kemirimuka, Kecamatan Beji, Kota Depok, tertutup timbunan sampah. Ketinggian timbunan sampah mencapai lebih dari 3 meter.

Kepala Tata Usaha Pasar Tradisional Kemirimuka Budi Setyanto mengatakan sampah itu menumpuk sejak sebelum bulan puasa. Sampah itu, lanjut dia, mayoritas berasal dari produksi rumah tangga serta produksi pedagang pasar setempat.

"Warga masyarakat di sepanjang sejajar Rel Kereta Api (KRL) dan pedagang membuang sampah ke sekitar Kantor Pasar Kemirimuka serta sekitar Kantor Ketertiban Pasar Kemirimuka. Akibatnya, sampah penuh dan menutup dua kantor tersebut, " ujarnya, Senin (9/5).

Sampah berton-ton ini hingga sekarang belum dibersihkan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok.

"Tadi pihak DLHK kesini. Tapi cuma menengok dan mengangkut 2 truk sampah, sampai sekarang tak datang lagi," ungkapnya.

Budi mengatakan sampah itu sudah membusuk dan berair. Bahkan ulat-ulat timbunan sampah banyak masuk ruangan. Ulat sampah juga menghinggapi dinding bangunan pasar.

Baca juga:  Pasokan Minyak Goreng Curah ke Pasar Terbatas

Sama dengan di Pasar Kemirimuka, timbunan sampah juga berserakan di tempat pembuangan sementara (TPS) Pasar Tradisional Agung, Jalan Proklamasi, Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya. Sampah di Pasar Agung tak cuma di TPS melainkan sudah sampai ke gerbang di samping pasar yang bersebelahan dengan rumah-rumah penduduk.

Sejumlah warga masyarakat disana menyayangkan buruknya kinerja Kepala Pasar Agung dan Kepala Tata Usaha Pasar Agung.

"Kami juga menyayangkan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dagin) Kota Depok yang cuek terhadap kondisi sampah di Pasar Agung. Dinas Dagin selaku manajer pasar harusnya turun ke lapangan bukan duduk manis di kantor," ujar Mukmin, seorang warga saat ditemui di Pasar Agung, Senin (9/5).

Menurut dia, Dinas Dagin perlu menggerakkan personel Dinas Dagin dan pasar melakukan kerja bakti.

"Perlu kerja bakti membersihkan sampah agar warga tak kebauan. Ulat-ulat sampah juga tak hinggap ke rumah-rumah. Bila perlu ajak warga bersih-bersih. Dengan kegiatan ini, maka kondisi pasar tidak jorok dan kebauan. Selain itu, penyakit juga bisa dicegah,'' ungkap Mukmin.

Kepala Bidang Kebersihan DLHK Kota Depok Iyai Gumilar mengakui sampah Kota Depok banyak menumpuk dan berserakan di jalan-jalan, kawasan permukiman, dan TPS pasar. Karena tempat pembuangan akhir (TPA) sedang dilakukan penataan dan perbaikan oleh DLHK.

Ia mengatakan dari 1.300 ton per hari produksi sampah Kota Depok, yang bisa terbuang ke TPA per hari cuma hanya 20 ton.

"Cuma 20 ton per hari," tuturnya.(OL-5)

Baca Juga

Ist

IKA Undip DKI Jakarta Siap Bermitra dengan Pemprov Realisasikan Program

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Mei 2022, 14:42 WIB
IKA Undip) Provinsi DKI Jakarta mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna pemantapan program-program kerja dalam lebih memaksimalkan...
Ilustrasi

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Begal di Kemayoran

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 29 Mei 2022, 12:44 WIB
"Dari tangkapan CCTV ciri-ciri pelaku sudah kita deteksi dan saat ini masih kita kembangkan karena memang jarak tangkapan cukup jauh,...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakpro Pamerkan Mobil Balap Formula E di Bundaran HI

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 29 Mei 2022, 12:23 WIB
Pameran tersebut dibuat karena hanya sedikit masyarakat yang bisa melihat langsung balapan Formula E. Terlebih tiket untuk berbagai kelas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya