Minggu 08 Mei 2022, 09:00 WIB

Jumlah Pendatang Paska Lebaran di Kota Depok Belum Bisa Didata

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Jumlah Pendatang Paska Lebaran di Kota Depok Belum Bisa Didata

MI/Andri Widiyanto
Alun-alun Kota Depok, Jawa Barat.

 

DINAS Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Depok belum bisa memprediksi jumlah penduduk non permanen (pendatang) pascalebaran di Kota Depok, tahun ini.

Dukcapil baru bisa memprediksi penduduk non permanen setelah arus balik lebaran. Sebab, belum semua pendatang masuk ke Kota Depok pada saat ini.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Depok Nuraeni Widayati, mengatakan, prediksi jumlah penduduk non permanen di Kota Depok belum ada. "Kita lihat saja nanti. Nanti akan dilakukan Sensus Penduduk (SP) ulang, oleh Badan Pusat Statistik (BPS)," ujar Widayati, Minggu (8/5).

Tetapi sebagai perbandingan ketika pandemi covid-19, penduduk Kota Depok terdata 2.056.000,- berdasarkan SP BPS 2020. Sedangkan berdasarkan sensus penduduk DKB smester II 2021 dimana penduduk Kota Depok terdata 1.893.321 jiwa.

"Selisihnya, ada 162.679 jiwa yang merupakan penduduk non parmenen yang tidak berencana menetap di Kota Depok," ungkapnya.

Dengan perbandingan tersebut, maka warga non permanen Kota Depok tahun ini dipastikan lebih dari itu. "Terlebih adanya terdata 162.679 jiwa yang menjadi penduduk non permanen."

Menurut dia, BPS dan DKB berfungsi untuk mendata penduduk, termasuk penduduk non permanen yang secara administratif masih tercatat di tempat asalnya.

" Kami akan lakukan ini. Agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Nanti, penduduk non permanen akan diarahkan menggunakan ID Digital. "

Selain itu, lanjut dia pihaknya memastikan bahwa pendataan ini penting untuk mengetahui jumlah keseluruhan penduduk yang tinggal di Kota Depok saat ini.

Oleh karena itu, ia mengimbau kepada warga yang belum terdata untuk segera mendaftarkan atau dapat langsung menghubungi Ketua RT/RW setempat. "Kami harapkan segera daftar ke RT/RW."

Selain itu, ia menambahkan pihaknya akan menosialisasikan permendagri nomor 74 tahun 2022, yang baru saja terbit.

Dimana dalam Pasal 2, Permendagri tersebut disebutkan, penduduk non permanen harus melakukan pendaftaran ke Dinas Dukcapil Kota Depok. Pendaftaran boleh dilakukan dengan cara daring dan atau offline dengan mengisi formulir F1-15.

Pada formulir ini, lanjutnya para pendaftar memilih kriteria sebagai penduduk non permanen karena alasan pekerjaan, pendidikan, dan lain sebagainya.

"Pendaftar secara daring aplikasinya sedang disiapkan oleh Direktorat Jenderal Dukcapil, " tandasnya. (OL-13)

Baca Juga: 60 Persen Pemudik Belum Kembali ke Jakarta

Baca Juga

Ist

IKA Undip DKI Jakarta Siap Bermitra dengan Pemprov Realisasikan Program

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 Mei 2022, 14:42 WIB
IKA Undip) Provinsi DKI Jakarta mengadakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna pemantapan program-program kerja dalam lebih memaksimalkan...
Ilustrasi

Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku Begal di Kemayoran

👤Rahmatul Fajri 🕔Minggu 29 Mei 2022, 12:44 WIB
"Dari tangkapan CCTV ciri-ciri pelaku sudah kita deteksi dan saat ini masih kita kembangkan karena memang jarak tangkapan cukup jauh,...
ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Jakpro Pamerkan Mobil Balap Formula E di Bundaran HI

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 29 Mei 2022, 12:23 WIB
Pameran tersebut dibuat karena hanya sedikit masyarakat yang bisa melihat langsung balapan Formula E. Terlebih tiket untuk berbagai kelas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya