Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
GUNA mempersiapkan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 1443 H, Jasa Marga Metropolitan Tollroad selaku pengelola Ruas Tol Jakarta-Tangerang, Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit, dan Ruas Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo melakukan persiapan layanan operasional jalan tol dan memastikan kelancaran baik di Gerbang Tol (GT) maupun di Jalur.
Berdasarkan prediksi, diperkirakan akan terjadi peningkatan volume lalu lintas di ruas tersebut pada periode puncak arus mudik yaitu H-3 atau 29 April 2022 apabila dibandingkan dengan kondisi normal. Sedangkan peningkatan volume lalu lintas pada periode arus balik terjadi pada H+5 atau tanggal 8 Mei 2022.
Untuk menghadapi peningkatan volume lalin tersebut, Jasa Marga juga telah siapkan peningkatan layanan transaksi.
Peningkatan transaksi yang dilakukan dengan memastikan pengoperasian gardu dan keberfungsian peralatan tol 100%, pengoperasian gardu OAB (Oblique Approach Booth), dan menyiagakan personil tambahan bantu 'tapping' serta 'mobile reader' untuk antisipasi kepadatan di Gerbang Tol (GT).
Baca juga: Jasa Marga : Tol Cawang-Pluit hingga Tol Jakarta-Tangerang Rawan Macet
Selain itu, pengguna jalan dapat menggunakan fasilitas pengisian e-Toll di Kantor GT Kapuk, Akses Pluit, 'Rest Area' KM 13+500 arah Tangerang, dan KM 14+000 arah Jakarta serta penyediaan kartu perdana e-Toll di beberapa GT yaitu di GT Tomang, GT Halim, GT Cililitan, GT Senayan, GT Kapuk, dan GT Cengkareng.
Pada layanan lalu lintas, Jasa Marga mengupayakan penempatan kendaraan operasional dan petugas pada lokasi potensi kepadatan, memastikan kendaraan layanan operasional dalam kondisi baik, serta sarana dan prasarana penunjang dipersiapkan secara maksimal dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan pencegahan Covid-19 bagi petugas maupun pengguna jalan.
"Adapun lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan berada di titik-titik antara lain pada Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit di Simpang Susun (SS) Cawang arah Timur, GT Tomang, dan GT Halim, serta pada Ruas Tol Prof. Dr. Ir Soedijatmo potensi kepadatan akan terjadi di GT Cengkareng dan GT Kapuk," jelas Pgs. General Manager Representative Office 2, Citra Maharani, dalam keterangan resmi, Selasa (26/4).
"Sementara itu, pada Ruas Tol Jakarta-Tangerang titik kepadatan diantaranya adalah dampak kepadatan GT Cikupa arah Merak, dampak kepadatan di GT Tomang dan akses masuk serta akses keluar Rest Area,” kata Citra.
Citra juga menambahkan Jasa Marga berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) sebagai penyedia jasa layanan operasional tol, akan dilakukan rencana bertindak sebagai langkah antisipasi terjadinya kepadatan dengan penempatan rambu VMS & Prisma, VMS Mobile, serta rekayasa lalu lintas secara situasional.
"Antara lain pada lokasi SS Tomang, SS Cawang arah Cikampek, SS Kembangan, dan Akses keluar serta akses masuk Rest Area apabila terjadi kepadatan pada situasi tertentu,“ ujarnya.
Selain itu, pada layanan konstruksi, untuk memberikan kelancaran berkendara, pekerjaan pemeliharaan yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas di jalan tol akan dihentikan sementara sejak H-10 sampai dengan H+10 selama periode libur Hari Raya Idul Fitri 1443 H.
Jasa Marga bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) juga menyiagakan petugas siaga tutup lubang dan petugas lainnya, memastikan kondisi saluran pembuangan dalam keadaan baik serta penyiagaan pompa 'mobile' guna mengantisipasi adanya genangan di jalan tol, menyiagakan 'water tank' untuk kesediaan air bersih dan antisipasi kebakaran.
Untuk menghadapi pengguna jalan yang akan beristirahat di Rest Area, Jasa Marga bersama PT Jasamarga Related Business (JMRB) juga memastikan kesiapan pelayanan di 'Rest Area' dengan memastikan setiap 'Rest Area' menerapkan protokol kesehatan antisipasi penyebaran Covid-19, penambahan fasilitas toilet portabel di 'Rest Area', serta melakukan pengaturan parkir kendaraan. (Put/OL-09)
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta tidak mengabaikan aspek sosialisasi kepada masyarakat.
Hindari kemacetan saat libur Nataru dengan aplikasi pantau kemacetan lalu lintas terbaik. Cek kondisi jalan dan rute alternatif secara real-time.
Haidar Yaafi menegaskan bahwa problem lalu lintas di Jakarta, Surabaya, Medan, dan kota metropolitan lainnya tidak bisa diatasi hanya dengan pelebaran jalan atau rekayasa fisik semata.
Inner London Congestion Zone, Orchard-CBD Singapura dan Central Stockholm menjadi contoh bagaimana tarif diberlakukan untuk menahan volume kendaraan yang memasuki kawasan padat.
Laporan Bank Dunia tahun 2019 memperkirakan total kerugian akibat kemacetan di Indonesia mencapai lebih dari US$4 miliar setiap tahun.
PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 829.223 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama, yakni Cikupa, Ciawi, Cikampek Utama dan Kalihurip Utama,
Pada arus mudik Natal dan Tahun Baru 2026, 19–22 Desember 2025, tercatat 2.823 sepeda motor dan 7.489 penumpang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Pelabuhan Ciwandan.
PT Pelni Sorong mencatat arus liburan dan mudik Natal 2025 serta Tahun Baru 2026 meningkat 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada periode Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 2025, puncak arus mudik terjadi pada tanggal 28 Maret 2025 dengan 50.576 penumpang dan 324 penerbangan.
Angka ini merupakan akumulasi dari ruas operasional yang terpantau sejak 21 Maret hingga 10 April 2025 serta ruas fungsional yang beroperasi mulai 24 Maret hingga 10 April 2025.
PT Jasa Marga Tbk menutup operasi Satuan Tugas (Satgas) Jasa Marga Siaga Operasional Idul Fitri 1446 H/2025 yang memastikan kelancaran arus mudik dan balik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved