Headline

Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.

Aktivitas Mudik di Pelabuhan Sampit Satu Hari 3 Kapal Berangkat

Surya Sriyanti
15/3/2026 20:57
Aktivitas Mudik di Pelabuhan Sampit Satu Hari 3 Kapal Berangkat
Ilustrasi(Dok Istimewa)

AKTIVITAS penumpang yang mudik melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng) memuncak pada Minggu (15/3/2026). 

Dalam satu hari, tiga kapal penumpang diberangkatkan dengan total penumpang hampir mencapai tiga ribu orang menuju sejumlah pelabuhan di Pulau Jawa.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit Hotman Siagian mengatakan, kapal-kapal tersebut melayani rute menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Pelabuhan Tanjung Mas Semarang.

“Tiga kapal yang berangkat hari ini melayani rute Surabaya dan Semarang. Ini menjadi puncak arus mudik di Pelabuhan Sampit selama periode angkutan Lebaran,” ujarnya.

Salah satu kapal yang berangkat adalah KM Leuser milik PT Pelni yang menuju Surabaya dengan jumlah penumpang mencapai 1.392 orang. Selain itu, dua kapal milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) juga turut mengangkut pemudik, yakni KM Kirana III tujuan Surabaya dan KM Dharma Rucitra VI tujuan Semarang.

Berdasarkan data KSOP Sampit, jumlah penumpang kapal pada masa mudik Lebaran tahun ini diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

“Untuk dua kapal dari operator lainnya masing-masing mengangkut sekitar 768 penumpang dan satu kapal lagi sekitar 523 penumpang,” jelasnya.

Meski jumlah penumpang cukup besar, kondisi di terminal penumpang Pelabuhan Sampit tetap terpantau tertib dan tidak terjadi penumpukan berarti. Hal tersebut menurutnya berkat koordinasi yang dilakukan bersama berbagai pihak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan operator kapal dan pihak terkait agar arus penumpang tetap lancar,” katanya.

Selain itu, operator kapal juga menyiapkan tiket cadangan untuk mengantisipasi adanya penumpang yang belum mendapatkan tiket.

“Sekitar 10 tiket cadangan kami siapkan. Tadi malam ada sembilan orang yang akhirnya bisa diakomodasi oleh operator kapal,” ungkapnya.

Hotman menambahkan, sebagian penumpang tersebut merupakan pekerja yang berdomisili di Sampit dan akan melanjutkan perjalanan menuju Nusa Tenggara Barat melalui Surabaya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya