Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGGAL sembilan RT dari 30.470 RT di DKI Jakarta masih tergenang air akibat intensitas hujan yang tinggi beberapa hari terakhir. Angka ini terhitung sudah mengalami penurunan sehingga beberapa titik sudah mulai surut dari banjir.
“Informasi genangan saat ini ada 9 RT atau 0,030% dari 30.470 RT yang ada di DKI Jakarta,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta Moh Insaf dalam keterangan resminya, Kamis (20/1).
Sembilan RT tersebut berada di Kelurahan Tegal Alur dengan ketinggian air masih setinggi 40 cm. penyebab utama genangan air ini karena curah hujan yang tinggi, banjir rob, dan luapan Kali Semonggol.
“Terdapat 498 kepala keluarga (KK) atau 1.532 jiwa yang masih mengungsi,” imbuhnya.
Sementara di wilayah lain seperti Kelurahan Cengkareng Barat masih ada 22 KK atau 35 jiwa yang mengungsi. Adapun lokasi pengungsian di Musholah Al-Hidayah RT 07 RW 10.
Kemudian, di Kelurahan Semper Timur masih ada 9 jiwa yang mengungsi. Mereka mengungsi di Kantor Sekretariat RW. 01.
“Kondisi genangan sedang ditangani oleh DSDA, Damkar dan PPSU Kelurahan ditargetkan akan surut dalam waktu cepat,” pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Curah Hujan Ekstrem, DKI Klaim Genangan Air Cepat Ditangani
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
PERUMAHAN Grand Texpia, Kecamatan Ciasem, Pantura Subang, masih terendam banjir meski ketinggian air mulai berkurang.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih ada 1.600 warga di Jakarta yang mengungsi akibat banjir.
Banjir di Kabupaten Kudus hingga Minggu (25/1) juga masih merendam 9 desa di 4 kecamatan antara lain Desa Karangrowo, Ngemplak, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Payaman.
Perpanjangan dilakukan karena masih adanya wilayah terdampak banjir serta tingginya potensi bencana susulan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapan resmi terkait kritik Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta yang menilai penanganan banjir Jakarta belum maksimal.
BANJIR Jakarta yang terjadi sejak beberapa hari terakhir masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hari ini, Jumat, (23/1) siang, banjir Jakarta justru dilaporkan meluas.
DATA terbaru dari sistem pemantauan banjir Jakarta pada Jumat (23/1) pukul 09.00 WIB menunjukkan peningkatan status signifikan di sejumlah pintu air. Ini detailnya.
Antisipasi Banjir, SDA DKI Keruk Sedimen Kali Cideng
Murid, pendidik, dan tenaga kependidikan dilarang menggunakan gawai di seluruh area sekolah, kecuali untuk kepentingan pembelajaran tertentu dan di lokasi yang telah ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved