Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Jawa Barat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Satpol PP DKI Jakarta hari ini. Kunjungan dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny dan diterima oleh Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin.
Lienda mengatakan kunjungan ini ditujukan agar Satpol PP Kota Depok bisa belajar dalam hal melayani masyarakat. Khususnya dalam menjalankan tugas Satpol PP lebih baik lagi kepada Satpol PP DKI. Kunjungan ini dinilai tepat karena DKI Jakarta adalah barometer nasional.
"Jadi jangan sampai nanti Depok yang dekat (dengan DKI) tapi nggak tahu secara rilnya seperti apa gitu. Yang jelas, kami juga ingin belajar banyak dan juga dalam rangka kami juga melakukan pemenuhan sarana prasarana di Kota Depok, ingin juga melihat sarana prasarana yang ada di DKI walaupun tidak apple to apple ya Pak Kasat ya, namun tetap kalau kita belajar tentunya kepada yang lebih baik lebih bagus," kata Lienda, di Balai Kota, Rabu (19/1).
Lienda juga berharap, dapat mempelajari cara-cara penindakan Satpol PP DKI serta pola dalam pelaksanaan tugas melaksanakan amanat perda dan ketertiban umum.
Dalam kesempatan tersebut, Lienda juga ingin agar Satpol PP Kota Depok dan Satpol PP DKI memiliki kesamaan pandangan dalam melakukan penanganan pandemi. Terlebih saat ini sedang merebak kasus varian omikron yang juga sudah ditemukan di Depok.
"Ini juga menjadi perhatian kami juga sehingga ada kesamaan persepsi kaitan pelaksanaan di lapangan. Tentunya kaitan ini terutama kaitan penanganan yang sekarang omicron juga sedang lagi naik-naiknya karena Jakarta dengan Depok itu mirroring. Kalau Jakarta naik, Depok juga ikut naik. Jadi benar-benar selalu mengikuti jadi agar ada kesamaan pemahaman, kemudian kesamaan pola tindak dalam pelaksanaan tugas-tugas," pungkasnya. (OL-13)
Baca Juga: Ini 14 Lokasi Bayar Pajak Kendaraan di Jadetabek
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, sebanyak 200 ekskavator telah dikerahkan untuk pengerukan. Sebab, Jakarta diprediksi masih akan diguyur hujan lebat.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menepis tudingan pihaknya hanya mengulang skema lama dalam menangani persoalan banjir Jakarta.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan tanggapan resmi terkait kritik Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jakarta yang menilai penanganan banjir Jakarta belum maksimal.
BANJIR Jakarta yang terjadi sejak beberapa hari terakhir masih belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Hari ini, Jumat, (23/1) siang, banjir Jakarta justru dilaporkan meluas.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved