Sabtu 13 November 2021, 15:10 WIB

MRT sudah Tanam 42,9% Pohon Pengganti Dampak Proyek Fase 2

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
MRT sudah Tanam 42,9% Pohon Pengganti Dampak Proyek Fase 2

MI/Adam Dwi.
Proyek pengerjaan Moda Raya Terpadu (MRT) fase 2, di jalan MH Thamrin Jakarta, Rabu (12/8/2020).

 

PEMBANGUNAN MRT Jakarta fase 2A Paket Kontrak CP 203 berjalan sesuai rencana. Saat ini, salah satu kegiatan yang sedang berlangsung ialah penanganan pohon terdampak pembangunan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota.

Corporate Secretary Division Head PT MRT Jakarta (Perseroda) Rendi Alhial mengatakan, penanganan tersebut mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Total 166 pohon terdampak pembangunan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota. 

Kontraktor pekerja akan menanam 1.660 pohon pengganti sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta. Penanaman pohon pengganti dilakukan dalam waktu bersamaan dengan relokasi pohon.

"Per 7 November, telah dilakukan penanaman sejumlah 713 pohon pengganti atau sebesar 42,9% dari total target keseluruhan yaitu 1.660 pohon. Area penanaman pohon pengganti tersebut secara bertahap dilakukan di Jalan Ciputat Raya Jakarta Selatan di lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan lokasi lain yang ditentukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta," kata Rendi dalam keterangan resmi, Sabtu (13/11).

Total 86 pohon (23 pohon dari Stasiun Glodok dan 63 pohon dari Stasiun Kota) akan direlokasi ke titik yang ditentukan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta. Setelah pekerjaan pembangunan Stasiun Glodok dan Stasiun Kota selesai dilakukan, seluruh bangunan, galian tanah, dan lokasi pohon yang berubah pada saat konstruksi akan dikembalikan seperti kondisi sesuai desain proyek MRT Fase 2.

Baca juga: Ada 23 RT dari 30.470 RT di DKI Jakarta Tergenang Banjir Semalam

"PT MRT Jakarta (Perseroda) sangat mendukung upaya menjaga daya dukung dan kelestarian lingkungan dengan memastikan pekerjaan konstruksi yang dilakukan tetap mematuhi peraturan yang berlaku untuk menjaga kelestarian lingkungan," ungkap Rendi. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Bebek Kaleyo

Perluas CIta Rasa Olahan Bebek, Bebek Kaleyo Buka Outlet di Summarecon Bekasi 

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 23:12 WIB
Desain interior restoran Bebek Kaleyo Summarecon Bekasi bergaya scandinavian garden yang minimalis dipadu dengan ornamen batu...
AFP/Fayez Nureldine

Jakpro dan IMI Terbang ke Diriyah untuk Pelajari Penyelenggaraan Formula E 

👤Selamat Saragih 🕔Kamis 27 Januari 2022, 19:47 WIB
Widi mengatakan, IMI bersama Jakpro sebagai panitia penyelenggara sedang mempelajari bagaimana penyelenggaraan balap Formula E di Diriyah...
MI/Susanto.

Anies Prediksi Jakarta Tetap Macet meski Pusat Pemerintahan Pindah

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 27 Januari 2022, 18:13 WIB
Tantangan yang dihadapi untuk menjadi kota bisnis global bukan hanya dihadapi Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya