Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menangkap pelaku eksibisionis atau pelecehan seksual terhadap perempuan yang terjadi Jumat (22/10) kemarin di jalur pejalan Kaki Dukuh Atas, dekat Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat. Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan mengatakan pelaku eksibisionis berinisial WYS, 27. Pelaku kini diamankan di Polsek Tanah Abang untuk dimintai keterangan atas perbuatannya.
Singgih mengatakan pelaku dijerat pasal 34 jo pasal 8 UURI No 44 Tahun 2008 dan Pasal 281 KUHP tentang tindak pidana dengan sengaja menjadi objek muatan pornografi dan kejahatan kesopanan.
Kanit Tanah Abang AKP Haris Ahmad menambahkan pelaku ditangkap di wilayah Karet, Jakarta Pusat pada Minggu (24/10) malam. Ia mengatakan pelaku mengaku baru pertama kali melakukan aksi tersebut, karena ingin meniru teman-temannya yang pernah melakukan perbuatan serupa.
"Pengakuan sih pertama karena ikut-ikutan kelakuan temannya. Sering ngeliat temennya begitu," kata Haris.
Baca juga : Tanggapi Laporan LBH, Pemprov DKI Tegaskan Optimal Tangani Pandemi
Sebelumnya, sebuah video beredar di media sosial mengenai pengakuan seorang perempuan yang mengalami pelecehan seksual. Perempuan itu diketahui menjadi korban aksi eksibisionis dari seorang pria.
Dalam video itu diceritakan aksi itu terjadi pada Jumat (15/10) sekitar pukul 19.00 WIB di dekat Stasiun Sudirman, Menteng, Jakarta Pusat.
Dalam video viral itu terlihat kondisi jalan yang sepi. Pelaku berada di sudut jalan seperti menunggu korban. Saat korban melintas di depan pelaku, korban mengaku melihat pria tersebut mengeluarkan alat kelaminnya. Korban pun segera lari dari lokasi.
"Terus dia lagi kaya lihatin gue terus dia buka celana dan pegang kelaminnya. Gue nangis, gw lari, gue teriak," ucap korban. (OL-2)
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Dokumen pengadilan mengungkap petinggi Sony Pictures sebut karier Blake Lively "berakhir" akibat kontroversi film It Ends With Us.
Selain proses hukum yang tegas, Dadang juga mendesak penanganan komprehensif terhadap para terduga korban, termasuk penyediaan layanan pendampingan psikolog dan psikiater bila diperlukan.
Dokumen hukum terbaru mengungkap kemarahan Jenny Slate terhadap Justin Baldoni saat syuting It Ends With Us. Slate menyebut suasana syuting "menjijikkan".
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved