Senin 18 Oktober 2021, 19:15 WIB

Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Penganiayaan Kace Oleh Irjen Napoleon Diserahkan ke Kejagung

Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika | Megapolitan
Penyidikan Rampung, Berkas Perkara Penganiayaan Kace Oleh Irjen Napoleon Diserahkan ke Kejagung

Antara/Indrianto Eko Suwarso
Irjen Napoleon Bonaparte saat duduk di kursi terdakwa kasus suap Djoko Tjandra

 

POLRI menetapkan Irjen Napoleon Bonaparte dan empat tahanan lain sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan Muhammad Kece alias Kace. Berkas perkara dugaan penganiayaan itu telah dilimpahkan ke Kejaksaan Agung (Kejagung) oleh Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri. 

"Sudah dilimpahkan pada Rabu pekan lalu," ujar Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi saat dihubungi, Senin (18/10). 

Pelimpahan berkas dilakukan usai Bareskrim rampung memeriksa kembali lima tersangka itu minggu lalu. Namun, Andi mengaku belum tahu apakah berkas perkara itu sudah dinyatakan lengkap atau belum. 

"Tanya ke Kejagung," ucapnya. 

Sebelumnya, polisi menetapkan lima tersangka kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kace di Rutan Bareskrim Polri. Polisi menyebut Muhammad Kace dianiaya dua kali. 

Baca juga : Warga Tuntut Ganti Lahan Imbas Fly Over Tapal Kuda, DKI: Tak Ada Suratnya

Dirtipidum Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan Kace dianiaya di dua lokasi di dalam rutan. Awalnya Kace dikeroyok oleh lima tersangka di dalam selnya. Kemudian kedua kalinya dikeroyok oleh Irjen Napoleon Bonaparte. 

"Kejadian pengeroyokan itu sendiri ada di dalam sel korban. Kemudian ada satu TKP lagi proses 351 penganiayaan yang dilakukan oleh NB sendiri. Ya untuk tempo yang pertama 170, itu sekitar pukul 01.00 WIB, dini hari tanggal 26. Sementara yang kejadian 351 itu sendiri terjadi di sore hari sekitar pukul 15.00 WIB," kata Andi kepada wartawan, Rabu (29/9). 

Andi menyebut tidak ada peran khusus pada kelima tersangka. Dia mengatakan kelima tersangka secara bersamaan mengeroyok Kace. 

"Kalau kita bicara pengeroyokan, nggak ada bicara peran karena kan secara bersama-sama," terang Andi. (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay

Polda Metro Jaya tidak Beri Pengawalan Khusus untuk Reuni 212 karena tidak Berizin

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 02 Desember 2021, 10:46 WIB
"Yang mencolok hanya ada penutupan arus di seputaran Patung Kuda, Budi Kemulian, itu aja. Mungkin yang lain nggak ada hanya biasa...
dok.ant

Dirlantas PMJ: Cegah Reuni 212 di Monas Semua Akses Disekat

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 02 Desember 2021, 09:35 WIB
Di kawasan masuk Jakarta ada yang kami sebut filterisasi, artinya kendaraan masih bisa melintas, kecuali massa...
Ant/Mentari Dwi Gayati

Massa Reuni 212 Mulai Berdatangan dan Bersolawat di Kawasan Barikade

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 02 Desember 2021, 08:07 WIB
PULUHAN orang untuk Reuni 212 mulai berdatangan. Mereka bersolawat saat berkumpul di kawasan perbatasan barikade Jalan H. Agus Salim dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya