Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya membekuk dua pelaku kasus pencurian kendaraan bermotor di Tangerang, Banten.
Diketahui, dua pelaku yang berhasil diciduk berperan sebagai kapten dan joki itu di bawah umur.
"Pelaku atau kapten itu adalah anak di bawah umur," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di PMJ, Jakarta, Senin (11/10).
Yusri menjelaskan, pelaku memiliki perannya masing-masing dalam melancarkan aksi. Oknum bernama FM merupakan kapten dan juga residivis kasus yang sama. Kemudian, S alias B berperan sebagai joki yang memboncengi FM.
"Ada barang bukti yang kami amankan termasuk kendaraan bermotor dan ponsel yang berhasil dirampas," tutur Yusri.
Baca juga : Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Pembacokan di Bekasi
Yusri menyebut para pelaku kerap membawa celurit untuk menyerang korban bila hendak melawan.
"Saat menghentikan korban, ada perlawanan untuk mempertahankan kendaraannya, saudara FM ini yang membancok korban," tutur Yusri.
Yusri mengatakan, pihaknya menangkap kedua pelaku di lokasi yang berbeda.
Pelaku FM ditangkap daerah KS tubun, Jakarta Barat, sementara S di Legok, Tangerang, Banten.
Atas perbuatannya, kedua pelaku bakal dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman sembilan tahun penjara. (OL-7)
Aksi ini sempat berhasil, namun dipergoki oleh pemilik kendaraan saat para pelaku hendak melarikan diri.
Aksi curanmor di Buaran Indah, Tangerang kian nekat. Pelaku lepaskan tembakan dan todongkan senpi ke pemilik motor saat kepergok.
Para pelaku menyasar motor yang terparkir di halaman rumah dan motor yang tidak terkunci.
Meski tak lagi muda namun Ramijan memilih menjadi pencuri spesialis motor demi mendapatkan uang dengan mudah.
Dalam kasus pencurian roda dua, kedua pelaku tertangkap bersama barang bukti dua unit sepeda motor, kunci leter T, hingga senjata tajam jenis badik.
POLDA Metro Jaya mengungkap 1.449 kasus kejahatan jalanan sepanjang April hingga Juni 2025. Dari ribuan kasus tersebut terdapat tiga kasus yang menonjol.
Kemudian apabila koordinator demo tidak melaporkan rencana demonstrasi dan tidak terjadi apa-apa atau keonaran maka dirinya tetap tidak akan dipidana.
Ledakan di SMA Negeri 72 Jakarta bukan sekadar peristiwa kriminal biasa, melainkan merupakan simbol dari luka sosial yang lama terpendam di dunia pendidikan.
Projo menyatakan dukungan terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto, menuai sorotan pengamat politik Hendri Satrio.
Said mengaku tidak setuju dengan anggapan partai sebagai tempat berlindung dari jeratan pidana. Ia mengatakan partai merupakan tempat untuk bertukar pikiran demi kemajuan bangsa.
Anak akan mengalami kesulitan dalam meregulasi emosi dan merasa putus asa karena dari stigma negatif dari lingkungannya.
Anak yang kurang mendapat nilai dari keluarga juga memengaruhi mereka dalam meregulasi emosinya saat menghadapi keinginan yang belum terpenuhi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved