Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kota Depok melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) mulai melaksanakan sejumlah langkah antisipasi pencegahan banjir di Depok.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPUPR Kota Depok Citra Indah Yulianti mengatakan pihaknya menyiapkan 320 satgas banjir untuk mengeruk lumpur serta membersihkan sampah-sampah yang menutup saluran air. "Kami 24 jam siap jika terjadi banjir, termasuk menyiapkan alat-alat berat," katanya, Sabtu (25/9).
Baca juga: Antisipasi Banjir di Jakarta, Pemkot Jaksel Normalisasi 6 Sungai
Bila pada periode lalu, pihaknya hanya fokus menangani sungai-sungai besar dan kali besar, saat ini saluran air di perumahan juga mulai mendapat perhatian. "Sungai dan saluran di perumahan kami tangani, kami kerahkan satgas banjir dan alat berat," ujarnya.
Menurutnya, ada ratusan saluran penghubung di perumahan-perumahan di Kota Depok. Saluran kecil tersebut dikeruk agar tidak terjadi banjir atau genangan di permukiman. Saluran-saluran itu sebagian besar tersumbat oleh sampah rumah tangga dan lumpur sehingga saat hujan tiba air tidak dapat mengalir ke sungai.
Jaringan kali tersebut terhubung dengan beberapa kali utama, yaitu Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, Kali Cabang Barat, Kali Cabang Tengah, Kali Cabang Timur, Kali Baru Barat, Kali Ciliwung, dan Kali Baru.
"Peran kali ini penting karena bisa membagi beban kali utama di Kota Depok. Jadi, air hujan tidak langsung mengalir ke sungai besar tapi terbagi si jaringan kecil."
Daerah-daerah yang kerap kebanjiran di Depok, di antaranya Perumahan Bukit Cengkeh 2, Perumahan Taman Duta, Kampung Utan Pondok Jaya, dan Perumahan Pondok Asri.
Adapun jalan yang menjadi langganan banjir seperti Jalan Margonda, Jalan Juanda, Jalan Arif Rahman Hakim, Jalan Raya Sawangan, Jalan Limo-Cinere, Jalan Radar AURI, dan Jalan Jambore di Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. (J-2)
INSIDEN mobil hanyut terbawa arus kali akibat banjir bandang dan hujan deras melanda wilayah Kota Depok, Jawa Barat, pada Senin malam, 23 Maret 2026.
Hujan deras menyebabkan empat tanggul kali di Depok jebol dan memicu banjir. Ribuan kepala keluarga terdampak, penanganan darurat masih berlangsung.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Ketinggian air di Perumahan Bukit Cengkeh 1 dan 2 serta Perumahan Taman Duta mencapai 70-80 sentimeter hingga saat ini air belum surut.
WARGA Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat, dibuat heboh oleh penemuan seorang bayi baru lahir dan masih hidup di sudut rumah warga, Kamis (19/3/2026) pagi.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
Penanganan ini juga akan berkolaborasi dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk penyediaan armada pengangkut sampah ke TPA.
Upaya mitigasi dilakukan secara menyeluruh mulai dari penyiagaan pompa, pengerukan badan air, hingga optimalisasi sistem drainase dan waduk.
KOMISI D DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat hasil reses anggota legislatif terkait penanganan banjir di wilayah.
Pembenahan bangunan di Jalan Soekarno Hatta Malang menjadi bagian penting perencanaan sebelum pelaksanaan proyek revitalisasi drainase tahun ini.
Pemkot Tangerang juga terus berkomitmen meningkatkan intensitas normalisasi drainase di sejumlah wilayah lainnya
Karena itu, Dinas Permukiman Kabupaten Pidie melakukan pembersihan saluran dan drainasi sekitar lokasi. Hal itu dilakukan untuk pencegahan banjir di kawasan setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved