Senin 20 September 2021, 19:44 WIB

Anies Besok Dipanggil KPK, Wagub Mengaku Belum Dapat Info

Kaustar Bobi | Megapolitan
Anies Besok Dipanggil KPK, Wagub Mengaku Belum Dapat Info

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melayani permintaan swafoto pengemudi ojek daring

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku tidak mengetahui Gubernur Anies Baswedan dan Ketua DPRD Prasetio Edi Marsudi dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pemanggilan dijadwalkan, besok.

"Saya belum denger itu Pak Pras dan Pak Gubernur (Anies) dipanggil ya. Nanti saya cek," ujar Riza di Balai Kota, Jakarta, hari ini.

Riza menyebut Anies dan Prasetio merupakan pimpinan yang taat hukum. Keduanya juga sempat berurusan dengan hukum.

"Pak Pras sudah pernah dipanggil, Pak Anies juga dulu bersama saya waktu kasus Habib Rizieq dipanggil kami taat ya," tambahnya.

Riza memastikan pimpinan ekskutif dan legislatif itu akan memberikan keterangan yang sesuai dengan fakta dan data yang ada. "Kami akan taat pada proses hukum apapun," jelasnya.

Baca juga: Anies: Dunia Tercengang Indonesia Berhasil Atasi Wabah

KPK mengagendakan pemeriksaan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada Selasa, 21 September 2021. Dia dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul, Jakarta Timur.

"Pemanggilan saksi untuk tersangka YRC (mantan Dirut Perumda Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan) dan kawan-kawan," kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara bidang penindakan KPK Ali Fikri, hari ini.

Lembaga Antikorupsi juga memanggil Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi sebagai saksi untuk Yoory. Ali berharap Anies dan Prasetyo kooperatif. Keterangan keduanya dibutuhkan KPK untuk membongkar kasus rasuah ini.

"KPK berharap kepada para saksi yang telah dipanggil oleh tim penyidik dapat hadir sesuai dengan waktu yang disebutkan dalam surat panggilan," ujar Ali. (Medcom.id/OL-4)

Baca Juga

Ilustrasi

Pemuda Pancasila Bakal Polisikan Anggota yang Terbukti Pukul Polisi 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 23:34 WIB
Ormas Pemuda Pancasila, kata Razman, akan langsung menyerahkan anggotanya yang terbukti melakukan penganiayaan anggota...
Ilustrasi

Polda Metro Jaya Ringkus Komplotan Pengganjal Mesin ATM di Cikarang 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 21:12 WIB
Endra menjelaskan, petugas telah menciduk tiga tersangka, yakni P (37), N (32), N (41). Masing-masing tersangka memiliki peran saat...
Dok.MI

Polisi Periksa Tersangka Mafia Tanah Terkait Penyekapan oleh Keluarga Nirina Zubir

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 26 November 2021, 17:57 WIB
Kasus dugaan penyekapan ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 13 November lalu. Ia mengatakan lokasi penyekapan berada di Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya