Senin 20 September 2021, 10:10 WIB

PPKM Turun Level Pengguna KRL Jabodetabek Bertambah

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
PPKM Turun Level Pengguna KRL Jabodetabek Bertambah

dok.mi
Penumpang KRL Jabodetabek mengantre di Stasiun Bojong Gede hingga di terowongan.

 

KEMBALI berjalannya aktivitas ekonomi seiring dengan melandainya penyebaran Covid-19, membuat aktivitas masyarakat kembali meningkat dan volume pengguna KRL bertambah. Pada hari kerja pekan lalu (13-17 September) tercatat rata-rata harian pengguna KRL sejumlah 315.075 pengguna per hari.

"Sementara pada pekan sebelumnya (6-10 September) tercatat rata-rata harian pengguna KRL sejumlah 294.445 pengguna per hari atau bertambah sekitar 7% dibanding pekan sebelumnya," kata VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba dalam keterangan resmi, Senin (20/9).

Bertambahnya volume pengguna KRL terus diantisipasi KAI Commuter diantaranya dengan melakukan pembatasan pengguna baik di stasiun maupun di dalam KRL. Petugas akan mengatur pengguna sesuai dengan kapasitas yang diizinkan.

Sementara itu pantauan di seluruh stasiun pada Senin (20/9) pagi ini tampak tertib dan lancar. Petugas di lapangan dengan teliti memeriksa persyaratan naik KRL, yang dibawa pengguna yaitu dengan menunjukkan sertifikat vaksin dalam bentuk digital maupun cetak.

Hingga pukul 08.00 WIB pengguna di seluruh stasiun tercatat ada 104.514 orang atau bertambah sekitar 9% dibanding waktu yang sama pekan lalu yaitu sebanyak 95.469 orang. Adapun stasiun yang mencatatkan kenaikan jumlah pengguna antara lain Stasiun Bogor (8.329 pengguna, naik 9% dibanding pekan lalu waktu yang sama), Stasiun Bekasi (5.058 pengguna, naik 3%), dan Stasiun Parungpanjang (4.141 pengguna, naik 8%).

Operasional dan layanan KRL tetap berjalan normal dengan 994 perjalanan per hari dimulai pukul 04.00-22.00 WIB. Sebanyak 307 perjalanan di jam sibuk pagi pukul 04.00-09.00 WIB dan 243 perjalanan di jam sibuk sore pukul 16.00-20.00 WIB.

"Agar terhindar dari potensi antrean, pengguna dapat melihat informasi kepadatan di stasiun melalui aplikasi KRL Access atau menggunakan KRL di luar jam-jam sibuk," papar Anne.

Pelaksanaan vaksinasi di stasiun juga terus dilakukan KAI Commuter. Pada Senin (20/9) dan Rabu (22/9) pelaksanaan vaksin dilakukan di Stasiun Cisauk dengan vaksin Sinovac usia 12 tahun keatas. Pengguna KRL maupun masyarakat sekitar stasiun diwajibkan mendaftar terlebih dahulu melalui https://vaksinasi.krl.co.id/daftar .

KAI Commuter tetap menerapkan protokol kesehatan dengan mewajibkan penggunaan masker ganda, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik kereta. Aturan tambahan yang ada selama masa pandemi ini juga tetap berlaku. Aturan tambahan ini mencakup tidak berbicara saat berada di dalam kereta, lansia dan pengguna dengan barang bawaan yang besar hanya diizinkan menggunakan KRL pada pukul 10:00 – 14:00 atau di luar jam-jam sibuk, serta anak balita sementara belum diizinkan naik KRL. Untuk siswa sekolah yang belum masuk usia vaksinasi tetap dapat menggunakan KRL dengan menunjukkan surat keterangan dari sekolah untuk pembelajaran tatap muka.

Seluruh upaya terus dilakukan KAI Commuter agar pengguna merasa aman, nyaman, dan sehat saat naik KRL. Tetap upayakan berkegiatan dari rumah, gunakan KRL hanya saat kondisi mendesak. (OL-13)

Baca Juga: Anies Didesak Tinjau Ulang Asesmen Persiapan PTM via Platform

Baca Juga

Antara

Anies: Kapasitas Kantor Non-Esensial Boleh 50%

👤Ant 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 23:50 WIB
Untuk perkantoran sektor esensial kapasitas pegawai WFO ditingkatkan dari 50 persen menjadi 75...
Antara

Libur Maulid 2021TMII Dikunjungi 6.932 Wisatawan

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:51 WIB
TAMAN Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur dikunjungi sebanyak 6.932 wisatawan saat libur Maulid Nabi Muhammad SAW, Rabu...
Ist

Anta Ginting Siap Pimpin Kadin Jakarta Timur

👤Widhoroso 🕔Rabu 20 Oktober 2021, 21:22 WIB
WAKIL Bendahara Umum BPP Hipmi, Anta Ginting menegaskan siap bersaing dalam pemilihan Ketua Kadin Jakarta Timur periode...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya