Jumat 10 September 2021, 20:28 WIB

Wagub DKI: Petugas Dishub Pelaku Pungli Bisa Dipecat, Namun Ada Mekanisme

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Wagub DKI: Petugas Dishub Pelaku Pungli Bisa Dipecat, Namun Ada Mekanisme

MI/Andri Widiyanto
Ilustrasi petugas Dishub DKI saat berpatroli di kawasan JLNT Kampung Melayu-Tanah Abang.

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan ada mekanisme yang harus dilalui untuk memecat dua petugas Dinas Perhubungan, yang diketahui melakukan pungutan liar. 

Nantinya, ada tim yang mengecek kembali fakta di lapangan untuk menentukan sanksi yang sesuai terhadap dua petugas tersebut. "Kita akan cek semua. Pemecatan kan butuh aturan dan mekanisme, tidak sembarangan," jelas Ariza, sapaan akrabnya, Jumat (10/9). 

"Nanti ada tim inspektorat dan lain-lain yang akan mengecek. Menilai kembali faktanya di lapangan, situasi kondisinya, kemudian sanksi apa yang sesuai," imbuhnya.

Baca juga: Dua Petugas Dishub DKI Pelaku Pungli Seharusnya Dipecat

Sebelumnya, Ketua Forum Warga Kota Jakarta (Fakta) Azas Tigor Nainggolan menilai sanksi disiplin yang dijatuhkan terhadap dua petugas Dinas Perhubungan, yang melakukan pungutan liar terhadap sopir bus pemembawa rombongan vaksinasi, dirasa tidak cukup.

Adapun sanksi yang dijatuhkan terhadap kedua petugas Dinas Perhubungan, yakni penundaan kenaikan pangkat selama satu tahun. Kemudian, pemotongan tunjangan kinerja daerah (TKD) sebesar 30% selama 9 bulan dan dipindahkan tempat bertugas yang tidak bersinggungan langsung dengan masyarakat. 

Baca juga: Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Azas menilai sanksi tersebut tergolong ringan dibandingkan perbuatan yang telah dilakukan. Menurutnya, kedua petugas tersebut layak untuk dipecat. Selain itu, pihaknya juga meminta kepolisian untuk mengusut lebih lanjut tindak pemerasan oleh kedua petugas Dinas Perhubungan.

Sebelumnya, tim Fakta menerima laporan terkait pemerasan yang dilakukan petugas Dinas Perhubungan DKI terhadap sopir pembawa rombongan vaksinasi covid-19. Dalam perjalanan, dua petugas tersebut memberhentikan bus di depan ITC Cempaka Mas dan meminta uang sebesar Rp500 ribu.(OL-11)
 

 

 

Baca Juga

Dok. Tangcity Mall

Sambut Imlek, Tangcity Mall Gelar Hoki Panda Town 

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 21:58 WIB
Sederet aktivitas digelar agar tiap anggota keluarga merasakan kemeriahan sambil mendapat pengalaman baru yang bermanfaat di suasana Tahun...
Dok. Sahabat Ganjar

Sahabat Ganjar Bagi Sembako bagi Warga Terdampak Covid-19 di Jakarta 

👤Cahya Mulyana 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 20:49 WIB
Pada kegiatan sosial kali ini dihadiri oleh DPW Sahabat Ganjar Jakarta, DPC Sahabat Ganjar masing-masing Kota Jakarta dan relawan Sahabat...
MI/Tri Subarkah

Pendapatan Parkir di Cikini Berkurang Usai Trotoar Dilebarkan

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Sabtu 22 Januari 2022, 18:52 WIB
pendapatan parkir di kawasan itu jauh menurun saat trotoar sudah selesai...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya