Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
GERAKAN Indonesia Pasti Bisa menyalurkan sembilan mobil vaksin dalam rangka mendukung vaksinasi keliling Polres Metro Bekasi. Bantuan diterima secara simbolis oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan pada Rabu (1/9). Vaksinasi keliling ini menargetkan sebanyak satu juta dosis vaksin bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Selain memberikan dukungan dalam bentuk mobil vaksin, Gerakan Indonesia Pasti Bisa juga membantu memfasilitasi program vaksinasi keliling dengan menyalurkan insentif dan konsumsi bagi tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas, perlengkapan handscoon, masker, alat pelindung diri (APD), coolbox, obat-obatan, serta sembako untuk masyarakat.
Berdasarkan keterangan tertulis Kombes Hendra Gunawan, Minggu (5/9), vaksinasi keliling bersama Indonesia Pasti Bisa akan dilakukan dengan konsep mikro massif yaitu tingkat RW. Tujuannya, vaksinasi langsung menyasar ke masyarakat dan memudahkan pelayanan tersebut.
"Terima kasih atas support yang diberikan oleh Gerakan Indonesia Pasti Bisa yang telah memfasilitasi program vaksinasi keliling. Kami semakin optimis bahwa program ini akan berjalan dengan lancar. Seperti arahan dari pemerintah, targetnya untuk wilayah penyangga hingga September nanti harus sudah 70% warganya divaksinasi. Jadi, kita harus menggalakkan program vaksinasi keliling untuk mencapai angka tersebut," jelas Kombes Hendra Gunawan.
Rudi Valinka, perwakilan Gerakan Indonesia Pasti Bisa menyampaikan, pihaknya apresiasi sekali ide dari Polres Metro Bekasi yang melakukan jemput bola untuk kegiatan vaksinasi. "Kami yakin dengan kolaborasi yang solid ini dapat membantu kita sama-sama keluar dari pandemi. Terlebih, Bekasi merupakan kota penyangga yang punya peran besar. Jika Bekasi sehat, Jakarta bisa sehat, dan Indonesia pun akan kembali sehat."
Rudi juga menyampaikan bahwa hingga saat ini sebanyak 22.000 dosis vaksin telah diberikan kepada masyarakat di 22 wilayah Kabupaten Bekasi melalui program kolaborasi Gerakan Indonesia Pasti Bisa bersama dengan pemerintah Kabupaten Bekasi. Gerakan Indonesia Pasti Bisa juga menyelenggarakan kegiatan sentra vaksinasi sebanyak 4.000 dosis yang diselenggarakan di wilayah Jakarta Selatan pada Agustus 2021. Selanjutnya, Gerakan Indonesia Pasti Bisa akan menyelenggarakan sentra vaksinasi di 10 kota lain di Pulau Jawa demi mendukung program pemerintah dalam penanggulangan pandemi covid-19. (OL-14)
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Malaria masih menjadi masalah kesehatan global yang kompleks akibat imunitas parsial, pembawa asimtomatik, dan resistensi insektisida.
Data yang dikumpulkan dari lebih dari 1,2 juta kehamilan, menunjukkan bahwa vaksinasi covid-19 memberikan manfaat bagi perempuan hamil.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran mengenai kewaspadaan lonjakan covid-19 menyebut varian dominan yang beredar di Indonesia adalah MB.1.1.
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI dan professor di Griffith University, Tjandra Yoga Aditama, menanggapi perihal melonjaknya kasus covid-19 di Asia Tenggara seperti Thailand.
Sebanyak lebih dari 7 juta lansia sudah menerima vaksin covid-19 dosis ketiga atau booster hingga Minggu (7/1).
BIAYA vaksin covid-19 berbayar diatur di masing-masing fasilitas kesehatan. Kebijakan biaya mandiri vaksin covid-19 sama seperti aturan biaya vaksin influenza atau HPV.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang belum saatnya menerapkan kebijakan Covid-19 berbayar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved