Rabu 18 Agustus 2021, 13:37 WIB

Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Kota Bekasi Menurun

Rudi Kurniawansyah | Megapolitan
Pemulasaran Jenazah Covid-19 di Kota Bekasi Menurun

MI/Bary Fathahilah.
Ilustrasi.

 

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Bekasi merekapitulasi data pemulasaran jenazah covid-19 yang terus melandai atau menurun. Berdasarkan data terakhir di rumah singgah Dinas Sosial Kota Bekasi dari 5 Juli sampai dengan 16 Agustus 2021 tercatat sebanyak 418 jenazah kasus covid-19.

"Grafik data mengalami penurunan atau pelandaian sejak 22 Juli-16 Agustus 2021. Rata-rata per hari di bawah 10 kasus," kata Kabag Humas Pemkot Bekasi Sajekti Rubiyah, Rabu (18/8).

Ia menjelaskan, kasus tertinggi pemulasaran jenazah dimulai sejak 5 Juli hingga 21 Juli 2021 dengan rata-rata per hari di atas 10 jenazah. Lonjakan tertinggi terjadi pada 10 Juli dengan 34 jenazah per hari dan terendah terjadi sejak Agustus dengan rata-rata 0 atau 1 jenazah per hari.

Pemkot Bekasi terus berupaya menangani pandemi covid-19 termasuk membantu warga dengan memfasilitasi pemulasaran jenazah covid-19 di selter rumah singgah dari Dinas Sosial Kota Bekasi. Menurutnya, rumah singgah dialihfungsikan sementara sebagai tempat pemulasaran jenazah covid-19. 

Seluruh bangunan dan fasilitas rumah singgah dijadikan tempat darurat mulai dari ruang tunggu dan tempat pendaftaran jenazah, gudang logistik, ruang istirahat bagi pengemudi mobil jenazah, hingga ruang pemulasaran jenazah. Untuk mendapatkan fasilitas pemulasaran jenazah bagi warga yang meninggal ketika melakukan isolasi mandiri dapat menghubungi call center Kota Bekasi 1500444 atau nomor call center BPBD Kota Bekasi 0812 8395 7877. Tim petugas segera melakukan penjemputan dan dibawa ke rumah singgah untuk dilakukan pemulasaran.

Baca juga: Sentra Vaksinasi Intermoda dari Mitbana dan Sinar Mas Land Lampaui Target Pelayanan

Proses layanan pemulasaran jenazah covid-19 yang meninggal di rumah atau tempat tinggal dapat dilakukan dengan menghubungi nomer call center. Selanjutnya perwakilan dari keluarga jenazah membawa surat keterangan kematian dari puskesmas dan kelengkapan dokumen seperti KTP dan KK. "Jenazah yang telah dijemput oleh petugas akan dilakukan pemulasaran dan dilakukan serah terima jenazah kepada keluarga sebelum dimakamkan dengan protokol kesehatan sesuai dengan tata cara agama dari masing-masing jenazah," pungkasnya. (OL-14)

Baca Juga

MI/VICKY GUSTIAWAN

Pemprov DKI Siapkan 160 UMKM Terbaik untuk Gelaran Formula E Jakarta

👤Hilda Julaika 🕔Senin 23 Mei 2022, 08:03 WIB
“Kita undang 160 UMKM terbaik untuk ikut kurasi dan akan disaring lagi menjadi 100 UMKM terbaik untuk bisa menjual produk mereka di...
Dok. Pribadi

Penunjukan Dani Ramdan Sebagai Penjabat Bupati Bekasi Dinilai Tepat

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 22 Mei 2022, 22:58 WIB
Dani Ramdan dinilai punya rekam jejak yang baik dan diharapkan bisa memimpim Kabupaten Bekasi menuju perubahan...
MI/Ramdani

Mobil Balap Formula E Mulai Tiba di Jakarta

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 22 Mei 2022, 14:40 WIB
Keseluruhan komponen mobil balap Formula E dikirim dari Doha, Qatar, karena para atlet baru selesai mengikuti ajang Formula E di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya