Rabu 11 Agustus 2021, 22:48 WIB

Jakpro Kembangkan Oxy App, Aplikasi Pemantau Stok Oksigen di RS Rujukan 

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Jakpro Kembangkan Oxy App, Aplikasi Pemantau Stok Oksigen di RS Rujukan 

Antara/Siswowidodo
Ilustrasi pengisian tabung ksigen

 

PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta secara intens berkolaborasi dengan berbagai pihak demi membangun sebuah sistem pemantauan ketersediaan dan kelancaran ditribusi oksigen bagi rumah sakit rujukan yang ada di wilayah DKI Jakarta. Kolaborasi terwujud dalam rangka menanggulangi kelangkaan pasokan oksigen yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir ini. 

Untuk memperkokoh kolaborasi itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Nomer 890 Tahun 2021 perihal Satuan Tugas Pemenuhan Kebutuhan Oksigen di DKI Jakarta. 

"PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menjadi bagian dalam satuan tugas tersebut, khususnya dalam mengembangkan aplikasi berbasis dashboard yang dapat memantau data pasokan dan kebutuhan oksigen secara realtime," kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Jakpro Nadia Diposanjoyo dalam keterangan resminya.

Melalui dashboard yang dikembangkan oleh divisi Project Management Office (PMO) dan Divisi IT Jakpro ini, jumlah ketersediaan (supply) dan permintaan (demand) tabung oksigen di DKI Jakarta dapat terukur dengan akurat. 

"Pemprov sebagai eksekutif akan memiliki data yang real time dan valid terkait kapasitas kemampuan produsen di hulu, lalu lintas distribusi, hingga kebutuhan oksigen di hilir atau di rumah sakit rujukan covid-19," jelas Nadia.

Baca juga : Daripada Formula E, PDIP Minta Anies Bereskan PR Infrastruktur di Jakarta

Dari sisi permintaan, dashboard yang dikembangkan Jakpro ini akan turut membantu manajemen krisis di rumah sakit. Sehingga, Pemprov DKI Jakarta dan stakeholders lainnya akan memiliki informasi yang akurat atas ketersediaan tabung oksigen di setiap rumah sakit rujukan Covid-19.

Dengan data ini, pihak produsen atau distributor dapat memprioritaskan penyalurannya ke rumah sakit yang paling membutuhkan. Dengan demikian, kelangkaan tabung oksigen tidak terjadi lagi di rumah sakit rujukan Covid-19.

Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (DTKTE), Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) serta jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait lainnya serta Jakpro berkolaborasi bersama dalam hal penyediaan dan pengolahan data, pembuatan alur dan sistem kerja pada Oxy App yang terhubung dengan dashboard data untuk mempermudah penginputan data di lapangan. 

Kolaborasi itu merupakan upaya bersama dalam menangani permasalahan di Ibukota yang didukung dengan inovasi dan optimalisasi fitur teknologi.

Dengan adanya kolaborasi ini, Jakpro berharap kontribusinya dalam pengembangan sistem dashboard untuk data supply dan demand tabung oksigen dapat menjadi solusi dan membantu Pemprov DKI Jakarta untuk mengatasi permasalahan kebutuhan oksigen pasien covid-19 di Ibu Kota. (OL-7)

Baca Juga

dok.ist

Korban Keracunan Nasi Kotak PSI Lapor Polisi

👤Selamat Saragih 🕔Senin 25 Oktober 2021, 21:11 WIB
KEDUA korban saat ini belum pulang dari rumah sakit. Mereka sempat muntah berkali-kali dan diinfus saat di RSUD...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Kemenhub Beri Peringatan ke Inka soal Tubrukan Kereta LRT

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:47 WIB
Kemenhub pun meminta proses investigasi dan evaluasi atas insiden ini dapat segera dilaksanakan dengan...
DOK IST

Best Urban Living Apartment Ada di Bekasi

👤Gana Buana 🕔Senin 25 Oktober 2021, 19:30 WIB
Penghargaan ini dipersembahkan untuk seluruh...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bongkar Transaksi Narkoba Rp120 Triliun

Para anggota sindikat narkoba juga kerap memanfaatkan warga yang polos untuk membantu transaksi dari dalam ke luar negeri dan sebaliknya.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya