Jumat 23 Juli 2021, 13:47 WIB

5 Orang Ditangkap Polisi Karena Palsukan Surat PCR

Mediaindonesia | Megapolitan
5 Orang Ditangkap Polisi Karena Palsukan Surat PCR

ANTARA FOTO/Fransisco Carolio
Pengecekan dokumen surat keterangan bebas COVID-19 yang ditunjukkan dengan hasil tes usap.

 

JAJARAN Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap lima orang terkait kasus surat tes usap PCR palsu.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Erwin Kurniawan mengatakan kelima orang tersebut ditangkap pada Rabu (21/7) lalu di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 12.00 WIB.

"Ada laporan masyarakat bahwa ada kecurigaan pemalsuan surat PCR dengan hasil negatif yang dilakukan oleh beberapa orang dan digunakan oleh salah satu penumpang yang berangkat menggunakan pesawat terbang," kata Erwin Kurniawan di Jakarta, Jumat.

Erwin Kurniawan menambahkan kelima orang yang ditangkap tersebut berinisial DDS, dan KA yang merupakan calon penumpang pemesan surat keterangan hasil negatif PCR palsu.

"Selanjutnya tiga orang dengan inisial DI, MR, dan MG yang melakukan pembuatan soft copy, mencetak surat PCR palsu dengan perannya masing-masing," ujar Erwin Kurniawan.

Baca juga: PPKM Diperpanjang, Penyekatan di Joglo Terpantau Sepi

Erwin mengatakan bahwa dari penangkapan tersebut juga turut diamankan sejumlah barang bukti seperti laptop, printer, CPU, uang tunai sebesar Rp600.000, dan contoh surat hasil negatif PCR palsu.

Atas perbuatan tersebut kelimanya disangkakan Pasal 263 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal enam tahun, kemudian Pasal 268 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal empat tahun.

Selanjutnya Pasal 14 Ayat 1 UU No. 4 tahun 1984 dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun dan/atau denda Rp1.000.000, serta Pasal 9 Ayat 1 UU No. 6 tahun 2018 dengan ancaman pidana penjara paling lama satu tahun. (Ant/OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Muhammad Adimaja

Tim Ahli Cagar Budaya DKI Usul Halte Transjakarta Bundaran HI Direndahkan

👤Kautsar Widya Prabowo 🕔Jumat 30 September 2022, 08:31 WIB
Halte Transjakarta Hotel Bundaran Indonesia itu menghalangi visual dari objek diduga cagar budaya (ODCB), yaitu Patung Selamat...
Ist

Damai Putra Group Gelar Kegiatan Sosial di Kecamatan Medan Satria

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 29 September 2022, 22:07 WIB
Ada dua kegiatan yang dilakukan sekaligus yaitu donor darah dan pemberian timbangan bayi untuk beberapa Posyandu di Kecamatan Medan Satria,...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Tim Ahli Sebut Revitalisasi Halte Bundaran HI Langgar Prosedur

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 29 September 2022, 22:02 WIB
Kawasan tersebut merupakan Objek Diduga Cagar Budaya (ODCB) yang perlakuannya sama dengan cagar...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya