Jumat 25 Juni 2021, 18:00 WIB

Bejat! Pria di Pesanggrahan Perkosa Anak Kandung Bawah Umur

Rahmatul Fajri | Megapolitan
Bejat! Pria di Pesanggrahan Perkosa Anak Kandung Bawah Umur

Antara
Ilustrasi

 

KEPOLISIAN enciduk seorang pria berinisial HE, 43, tega mencabuli anak kandungnya sendiri selama 4 tahun. Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Azis Andriansyah mengatakan pelaku ditangkap di rumahnya kawasan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Azis mengatakan pelaku ditangkap setelah adanya laporan dari warga sekitar yang mengetahui perbuatan bejat tersebut.

"Awal cerita kami dapat laporan dari warga sekitar rumahnya pada 5 Juni 2021 tentang dugaan kasus pelecehan seksual pada anak," ujar kata Azis, di Polres Jakarta Selatan, Jumat (25/6).

Azis mengatakan pihaknya lalu melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Setelah itu diketahui bahwa pelaku telah mencabuli anaknya yang berusia 9 tahun itu sebanyak empat kali sejak 2017 lalu. Ia menambahkan, pelaku awalnya tinggal bersama anaknya di Riau dan sejak 2017 melakukan aksinya bejatnya. Setelah pindah ke Jakarta pada 2021, pelaku tetap melakukan perbuatan bejat tersebut.

"Dari hasil penyelidikan, itu terjadi dari kegiatan sehari-hari, korban tidur seranjang dengan ayahnya, dimandikan ayahnya, dan diminta memijit sehingga timbul birahi dari pelaku," tuturnya.

Azis mengatakan pelaku mengaku tidak bisa melampiaskan nafsu birahinya, karena telah lama berpisah dengan istri. Namun, polisi masih mendalami keterangan pelaku lebih lanjut apakah ada ancaman yang dilakukan pelaku terhadap korban.

"Pelaku sudah cerai lama dengan istrinya. Kami dalami apakah ada ancaman ataukah iming-iming," ujar Azis.

Lebih lanjut, Azis pihaknya telah merujuk korban ke P2TP2A untuk konseling psikolog dan menitipkannya ke rumah aman untuk memulihkan kondisi korban yang mengalami trauma.

"Kejadian ini sangat tragis, merusak anak kandungnya sendiri. Korban saat ini trauma dan tengah dilakukan konseling psikologis untuk trauma healingnya," kata Azis.

Akibat perbuatannya itu, tambahnya, pelaku dijerat Pasal pasal 76 D Jo 81 UU RI No.35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (OL-8)

 

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Anies: 5% dari Kasus Aktif di Jakarta Bergejala Berat-Kritis

👤Selamat Saragih 🕔Minggu 25 Juli 2021, 18:05 WIB
Gubernur DKI menyoroti banyaknya pasien covid-19 yang tidak mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit dan akhirnya meninggal...
MI/DEDE SUSIANTI

500 Paket Sembako Dibagikan ke Pengemudi Transportasi Umum di Bogor 

👤Dede Susianti 🕔Minggu 25 Juli 2021, 17:47 WIB
Menhub menjelaskan, terkait dengan syarat STRP bagi para pengemudi ojol tidak akan mempersulit para pengemudi ojol karena telah dibuat...
Antara

14 Jenazah Covid-19 Dikremasi Secara Gratis di TPU Tegal Alur

👤Hilda Julaika 🕔Minggu 25 Juli 2021, 17:45 WIB
Fasilitas gratis yang baru saja dibuka ini diharapkan dapat menekan praktik kartel terhadap kremasi jenazah pasien covid-19 di DKI...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pegasus Spyware, Senjata Pembungkam Wartawan

 Konsorsium media internasional bersama Amnesty International melaporkan lebih dari 50 ribu nomor telepon menjadi target spyware Pegasus.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya