Kamis 24 Juni 2021, 15:26 WIB

Epidemiolog: Rusun Nagrak Sebaiknya Jadi RS Darurat

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Epidemiolog: Rusun Nagrak Sebaiknya Jadi RS Darurat

Antara
Petugas menempelkan stiker denah di salah satu tower Rusun Nagrak, Jakarta.

 

EPIDEMIOLOG dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengimbau Pemprov DKI Jakarta untuk mempersiapkan Rusun Nagrak di Cilincing sebagai rumah sakit darurat, seperti RSDC Wisma Atlet.

Saat ini, Rusun Nagrak difungsikan sebagai tempat isolasi bagi pasien covid-19 dengan status orang tanpa gejala (OTG). "Saya kira setiap daerah sudah harus membangun rumah darurat untuk mengurangi beban rumah sakit rujukan," ujar Dicky saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (24/6).

Baca juga: Pasien Covid-19 di RSUD Pasar Minggu Ngamuk karena Minta Segera Dapat Kamar

Menurutnya, rumah sakit darurat dapat menangani pasien covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang. Sementara itu, rumah sakit rujukan difokuskan untuk menangani pasien covid-19 dengan gejala berat.

Dicky juga menyarankan Pemprov DKI untuk mengawasi ketat mobilitas masyarakat, khususnya di zona merah covid-19. Definisi tiap zona terkait covid-19 pun harus diperjelas, agar masyarakat semakin paham kondisi daerahnya.

Baca juga: BOR 88,1 Persen, Tempat Tidur di Wisma Atlet Tersisa 943

"Selain itu, zona merah, zona oranye, zona kuning dan zona hijau, itu harus diperjelas. Sehingga, masyarakat memahami di mana statusnya dan dia tahu harus membatasi kegiatannya," tukasnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI menyediakan lokasi isolasi terkendali di sejumah titik, termasuk Rusun Nagrak. Rusun tersebut memiliki kapasitas 2.550 orang. Terdapat empat tower, yakni tower 1-4, yang disiagakan untuk isolasi pasien covid-19 OTG. Lalu, tower 5 untuk tempat menginap tenaga kesehatan.(OL-11)

 

 

Baca Juga

Ilustrasi

Pemuda Pancasila Bakal Polisikan Anggota yang Terbukti Pukul Polisi 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 23:34 WIB
Ormas Pemuda Pancasila, kata Razman, akan langsung menyerahkan anggotanya yang terbukti melakukan penganiayaan anggota...
Ilustrasi

Polda Metro Jaya Ringkus Komplotan Pengganjal Mesin ATM di Cikarang 

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 26 November 2021, 21:12 WIB
Endra menjelaskan, petugas telah menciduk tiga tersangka, yakni P (37), N (32), N (41). Masing-masing tersangka memiliki peran saat...
Dok.MI

Polisi Periksa Tersangka Mafia Tanah Terkait Penyekapan oleh Keluarga Nirina Zubir

👤Rahmatul Fajri 🕔Jumat 26 November 2021, 17:57 WIB
Kasus dugaan penyekapan ini dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada 13 November lalu. Ia mengatakan lokasi penyekapan berada di Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya