Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLISI menyelidiki adanya suara tembakan yang diduga dari pengendara mobil Toyota Fortuner saat melintas di dekat kompleks petinggi Polri di Jalan Prof Joko Sutono, Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (19/6) malam. Kejadian tersebut terekam oleh kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi dan sempat viral di media sosial.
Kasatreskim Polres Jakarta Selatan Kompol AkbarAkbar mengatakan dari hasil olah tempat kejadian perkara, pihaknya menemukan dua selongsong peluru berkaliber 9 mm.
Akbar mengatakan pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan lebih lanjut kejadian tersebut. Selain itu, pihaknya juga telah mengambil rekaman 10 kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.
"Ada CCTV yang tengah diperiksa. Lalu, ada 4 saksi yang masih berjalan (diperiksa)," kata Akbar, ketika dihubungi, Senin (21/6).
Akbar mengatakan pihaknya belum mengetahui identitas pelaku dan pemilik kendaraan tersebut. Ia mengatakan rekaman CCTV tak memperlihatkan dengan jelas pelat nomor kendaraan tersebut.
Baca juga :Saksi Mata, Penembakan Terjadi Dekat Rumah Dinas Budi Gunawan
Ia mengatakan pihaknya masih mendalami apa motif pengendara tersebut dan menyelidiki apakah kejadian tersebut apakah terkait dengan aksi teror.
"Itu terlalu prematur kalau bicara seperti itu (teror), karena semua masih dalam penyelidikan kita. Itu bicara motif ya, belum ada semua masih kita dalami," kata Akbar.
Sementara itu, warga sekitar, Tarmizi, 58, mengaku mendengar adanya suara tembakan pada Sabtu (19/6) sekitar pukul 22:00 WIB. Tarmizi mengaku dibangunkan dari tidurnya saat mendengar tembakan tersebut.
"Itu saya lagi mau tiduran, nyender di tembok. Gak lama tembakan itu kenceng banget suaranya. Saya kira petasan awalnya, tapi beda suaranya," kata Tarmizi.
Tarmizi mengaku mendengar dua kali tembakan. Setelah itu, satpam yang berada di kompleks tersebut langsung keluar dan mencari asal tembakan. Tarmizi juga melihat sejumlah petugas bersenjata juga tampak berjaga.
Tak lama kemudian, petugas menemukan selongsong peluru di sekitar lokasi kejadian.
"Habis itu ya ketemu pelurunya. Terus langsung cari CCTV. Di SMK N 6 sini juga dimintain (CCTV)," kata Tarmizi. (OL-2)
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Kebijakan yang terlampau restriktif dapat mengganggu ekosistem bisnis yang melibatkan banyak pihak, termasuk sektor UMKM.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
hingga 23 Februari 2025 tercatat sebanyak 185 bangunan lapangan padel di Jakarta belum mengantongi izin resmi.
Platform belanja dan rewards ShopBack berkolaborasi dengan Jago Coffee membagikan total 10.000 minuman kopi gratis sebagai takjil untuk masyarakat.
Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, menyerukan penundaan impor 105 ribu mobil pikap dari India untuk program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Jaksa Agung Florida memulai investigasi atas insiden penembakan speedboat terdaftar AS oleh penjaga pantai Kuba yang menewaskan empat orang.
Empat orang tewas dan enam lainnya luka-luka setelah speedboat berbendera AS terlibat kontak senjata dengan penjaga perbatasan Kuba di dekat Cayo Falcones.
Seorang pria bersenjata shotgun tewas ditembak Secret Service setelah menerobos perimeter aman kediaman Donald Trump di Mar-a-Lago, Florida.
FBI dituduh tidak kooperatif dalam penyelidikan penembakan perawat Alex Pretti. Gubernur Minnesota sebut operasi imigrasi tinggalkan trauma mendalam.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
DUGAAN percobaan pembunuhan terhadap suami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amat Muzakhim, 56, di Pekalongan perlahan terkuak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved