Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Kesehatan DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, masyarakat yang terpapar covid-19 tanpa gejala tak harus menjalani isolasi di fasilitas isolasi terkendali yang disediakan oleh pemerintah. Hal ini mengingat laju kasus covid-19 yang terus meninggi sehingga lokasi isolasi terkendali juga dengan cepat terisi penuh.
Masyarakat bisa melakukan isolasi di rumah apabila memiliki ruang kamar yang cukup untuk menjalani isolasi mandiri.
"Artinya semua kasus covid-19 tidak harus berbondong-bondong ke RS. Ini yang perlu kita edukasikan ke masyarakat yang sedang kita susun lebih rinci. Pada saat terkonfirmasi positif tanpa gejala, dengan situasi pandemi covid-19 yang seperti ini bisa dilakukan isoman di rumah, dengan telemedicine dari nakes yang kita siapkan," kata Widyastuti saat ditemui di Balai Kota, Senin (21/6).
Menurutnya, salah satu hal yang wajib dimiliki warga yang terpapar covid-19 namun ingin isolasi mandiri di rumah yakni memiliki kamar tidur dan kamar mandi yang bisa digunakan terpisah dengan anggota keluarga lainnya. Namun, isolasi mandiri tidak disarankan bagi warga yang tidak memiliki kamar tidur dan kamar mandi terpisah serta warga yang tinggal di permukiman padat penduduk karena khawatir berisiko tinggi menularkan ke warga lainnya.
Baca juga : Kasus Covid-19 Melonjak, Polda Metro Sekat 10 Ruas Jalan
"Isolasi untuk OTG saya sampaikan kami ke depan akan ada pemilahan yang lebih jelas. Kami mengajak untuk kasus-kasus terkonfirmasi positif tidak harus semuanya dibawa ke tempat isolasi yang kita siapkan. Karena berapapun dengan melihat laju kecepatannya tentu perlu ada kebijakan yang lain. Sehingga kami mengajak bagaimana warga mampu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," jelasnya.
Salah satu tantangan isolasi mandiri adalah kedisiplinan warga. Widyastuti mengakui bahwa ada beragam tingkat kedisiplinan warga dalam menjalankan isolasi mandiri. Oleh karena itu, kerja sama dari tetangga dan perangkat RT dan RW sekitar dalam membantu mendukung secara mental kepada warga yang terpapar covid-19 sangat dibutuhkan.
"Tentu peran dari keluarga tetangga kiri kana kami mengimbau segenap RT RW melalui rukunnya masing-masing bisa saling mengingatkan. Yang tahu persis di lapangan tentunya tetangga kiri kanan saling menjaga mengingatkan kita harapkan sehingga semuanya berkolaborasi menjaga DKI untuk mengakhiri pandemi ini," ujarnya. (OL-2)
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi izin lapangan padel menyusul keluhan warga soal kebisingan. Pramono Anung siap beri sanksi tegas jika melanggar aturan.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Dinas Kesehatan Kota Semarang akan melakukan penelusuran ke orang terdekat pasien untuk bisa diarahkan mendapatkan vaksin dosis lengkap.
WARGA terkonfirmasi covid-19 di Jawa Tengah capai 34 orang tersebar di 14 kabupaten dan kota, empat orang dinyatakan sembuh dan hingga kini masih 30 orang menjalani perawatan dan isolasi.
Masyarakat yang melakukan kontak erat dengan pasien monkey pox tidak perlu panik. Tidak perlu isolasi mandiri di rumah bila tidak bergejala.
Dinkes DKI Jakarta sebut pasien covid-19 tidak perlu llagi akukan isolasi mandiri
KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan tes antigen mandiri jika mengalami gejala covid-19 baru yang disebabkan varian Arcturus.
"Ini merupakan satu tanda bahwa pandemi covid-19 itu masih ada sehingga fluktuasi atau lonjakan kasus konfirmasi positif selalu terjadi,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved