Jumlah Penumpang di Terminal AKAP Jakarta Meningkat 117%

Putri Anisa Yuliani
05/5/2021 05:38
Jumlah Penumpang di Terminal AKAP Jakarta Meningkat 117%
Calon penumpang berjalan menuju bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Sabtu (27/3/2021).(MI/ADAM DWI)

JUMLAH penumpang bus antar kota antar provinsi (AKAP) di terminal-terminal di Ibu Kota jelang lebaran mulai meningkat. Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencatat rata-rata kenaikan jumlah penumpang AKAP di Jakarta mencapai 117%. Kenaikan ini berdasarkan data 30 April-3 Mei bila dibandingkan dengan 16-19 April lalu. Kenaikan ini tercatat terjadi di seluruh terminal seperti Kalideres, Pulo Gebang, Kampung Rambutan, dan Tanjung Priok.

"Rata-rata kenaikan jumlah penumpang itu sebesar 117,1%. Ini terjadi pada jumlah penumpang yang berangkat ke luar Jakarta," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Selasa (4/5).

Pada periode 16-19 April terdapat total 1.749 penumpang berangkat dari empat terminal di Jakarta. Jumlahnya naik menjadi 3.779 penumpang pada periode 30 April-3 Mei.

Jumlah kenaikan jumlah penumpang terbesar terjadi di Terminal Kalideres yang mencapai 330%. Terminal Kalideres dikenal memiliki rute menuju daerah-daerah di Pulau Sumatera seperti rute Palembang, Padang, dan Bengkulu. Sementara untuk penumpang yang tiba di terminal tersebut mengalami penambahan 1,38%.

"Kemudian, pada Terminal Tanjung Priok terjadi kenaikan jumlah penumpang sebesar 10,96%. Untuk penumpang yang tiba mengalami penurunan 3,19%," ujar Syafrin.

baca juga: Larangan Mudik

Lalu di Terminal Pulo Gebang terjadi peningkatan jumlah penumpang yang berangkat ke luar Jakarta sebanyak 74%. Untuk jumlah penumpang yang tiba mengalami penurunan hingga 30,85%.

"Di Terminal Kampung Rambutan kenaikan jumlah penumpang yang berangkat ke luar Jakarta naik 140% dan yang tiba di Jakarta naik 10%," paparnya.

Menurut Syafrin, pihaknya dan jajaran Pemprov DKI Jakarta telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak mudik. Selain itu, pemeriksaan kesehatan di terminal pun berjalan ketat untuk memastikan warga yang pergi keluar daerah di masa pengetatan perjalanan ini dalam kondisi sehat. (OL-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya