Selasa 02 Maret 2021, 22:13 WIB

Perkara Kepailitan Apartemen Antasari 45 Berakhir Damai

mediaindonesia.com | Megapolitan
Perkara Kepailitan Apartemen Antasari 45 Berakhir Damai

dok.istimewa
Kuasa hukum kreditor apartemen Antasari 45 Jakarta Selatan temukan kesepakatan, di Pengadilan Niaga, Jakpus, Selasa (2/3)

 

SEBANYAK 278 suara atau 56,39% dari 493 kreditor apartemen Antasari 45 Jakarta Selatan, memilih melanjutkan pembangunan apartemen tersebut. Sedangkan yang tidak setuju untuk melanjutkan pembangunan apartemen itu sebanyak 215 suara atau 43,61%.

"Berdasarkan hasil voting pada hari ini di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sebanyak 278 suara atau 56,39% dari 493 kreditor apartemen Antasari 45 Jakarta Selatan setuju pembangunannya dilanjutkan. Sementara 215 suara atau 43,61% tidak setuju dilanjutkan," ujar kuasa hukum kreditor apartemen Antasari 45 Jakarta, Selatan Saiful Anam, di Jakarta, Selasa (2/3)

Saiful Anam mengungkapkan, dalam rapat pemungutan suara atau voting menunjukkan angka yang cukup signifikan. Kreditor lebih banyak yang menginginkan melanjutkan pembangunan itu.

Menurut Saiful Anam, pilihan kreditor tersebut tentu didasari beberapa pertimbangan. Selain ingin perkara yang dihadapinya ingin cepat selesai, juga didasari oleh adanya harapan kepada investor dalam hal ini PT. Indonesian Property Paradise Tbk (INPP) untuk segera melanjutkan pembangunan apartemen Antasari 45.

Senada dengan Saiful Anam, tim pengacara lainnya H. Zaenuri Makhrodji juga menyatakan rasa syukurnya. Karena menang homologasi daripada kemungkinan insolvensi.

"Pilihan homologasi menurut saya adalah pilihan terbaik dari segala kemungkinan terburuk yakni Aset PT. Prospek Duta Sukses (PDS) dilakukan pelelangan oleh kurator apabila terjadi insolvensi," ujar Zaenuri.

Dirinya berharap, baik INPP maupun PDS tidak menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan kreditor konsumen untuk segera menyelesaikan pembangunan apartemen Antasari 45.

Selain itu, Fuad Abdullah salah satu pengacara lainnya juga mengatakan, tidak mungkin proposal perdamaian dapat memuaskan semua pihak.  "Akan tetapi itu bagian dari hasil kesepakatan yang telah dilakukan perundingan dan berdasarkan pertimbangan baik oleh kreditor, debitor serta investor," jelasnya.

Senada dengan Fuad, Achmad Umar yang merupakan pengacara lainnya berharap, PDS maupun INPP segera memenuhi isi perjanjian perdamaian Sehingga nilai aset dapat segera ditingkatkan. "Sehingga tidak merugikan kreditor konsumen apartemen Antasari 45," pungkasnya.

Seperti diketahui PT Prospek Duta Sukses (PDS) dinyatakan pailit berdasarkan putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 140/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Jkt.Pst tanggal 22 September 2020. Saat ini terdapat investor baru PT. Indonesian Property Paradise Tbk (INPP) yang ingin melanjutkan pembangunan apartemen Antasari 45. (OL-13)

Baca Juga

ANTARA

SIM Online Dapat Cegah Praktik Percaloan

👤Rahmatul Fajri 🕔Kamis 15 April 2021, 05:57 WIB
Semua tahapan pembuatan dan perpanjangan SIM dilakukan secara sistem digital. Dengan begitu akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat terkait...
ANTARA

Hujan Disertai Petir Berpotensi Terjadi Di Jakarta Hari Ini

👤Widhoroso 🕔Kamis 15 April 2021, 05:21 WIB
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperingatkan adanya potensi hujan disertai kilat petir di wilayah Jakarta pada Kamis...
Dok. Pribadi

Diduga Investasi Bodong, Korban Laporkan CEO EDDCash ke Bareskrim

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 14 April 2021, 23:39 WIB
Seluruh korban investasi bodong ini mengaku tidak bisa mencairkan uang kripto dari EDDCash sejak enam bulan lalu yang menyebabkan rugi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya