Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Panitia Khusus (Pansus) banjir DPRD DKI, Zita Anjani menagih janji Pemprov DKI yang akan menyediakan lokasi pengungsian banjir yang layak dan aman dari penularan covid-19. Sebelumnya, Pemprov DKI pernah memastikan akan menyiapkan wisma hingga hotel bagi warga terdampak banjir.
“Menjadi tugas Pemprov DKI untuk siapkan itu. Apalagi di kondisi covid-19 begini. Akhir tahun kemarin, kalau saya tidak salah, Pemprov katanya akan siapkan tempat mengungsi per keluarga atau per kamar per keluarga. Bahkan kalau saya tidak salah dengar sempat bilang di hotel,” ujarnya, Senin (8/2).
Akan tetapi, di lapangan pihaknya justru menemukan masih banyak warga yang mengeluh terkait dengan tempat pengungsian. Misalnnya, lokasi pengungsian berada di gedung sekolah. Masjid, rumah toko (ruko), dan gedung kelurahan.
“Saya pikir ini berbahaya, akan jadi klaster baru di sana. Bahkan bukan hanya covid-19 ancamannya, penyakit kulit, demam berdarah, dan yang lainnya juga,” ungkapnya.
Baca juga: Jakarta Banjir Lagi, Ini Komentar Ketua Pansus Banjir DPRD DKI
Pihaknya meminta Pemprov DKI Jakarta untuk merespons keluhan dan situasi masyarakat terdampak banjir ini. Meskipun air surut, namun warga tak bisa langsung menempati rumah mereka karena perlu proses pembersihan dalam beberapa hari.
“Saya berharap Pemprov DKI segera sikapi. Sekalipun airnya akan segera surut, tapi rumahnya tidak bisa langsung ditempati. Butuh beberapa hari untuk bersih dan nyaman kembali. Jadi, mereka butuh persinggahan sementara,” harapnya.
Zita pun berharap di banjir kali ini, tidak banyak menelan korban dan kerugian dari masyarakat. Menurutnya sejauh ini, Pemprov DKI sudah melakukan antisipasi banjir dengan baik. Seperti, melalui sistem peringan dini (early warning system), imbauan yang terus dilakukan, hingga persiapan yang cukup baik.
“Tinggal ke depannya, perlu ditingkatkan komitmen pembenahan infrastruktur, baik itu jangka pendek, menengah, maupun panjang. Agar segera, Jakarta bisa bebas banjir,” pungkasnya. (OL-4)
BMKG, melalui laman resmi https://www.bmkg.go.id/ yang dikutip di Jakarta, Selasa, mencatat kondisi hujan ringan terjadi di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Wakaf Salman terus memperkuat perannya dalam pengembangan wakaf produktif di Indonesia, dengan menjadikan Jakarta sebagai simpul kolaborasi nasional.
BMKG mencatat cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di DK Jakarta (171,8 mm/hari), Banten, Jawa Barat
Perbaikan jalan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
BMKG memprediksi pagi hari di sebagian besar wilayah Jakarta akan diawali dengan kondisi berawan tebal.
Kondisi di bawah jembatan layang tersebut jauh dari kata layak. Warga tidur berjejer beralas tikar dan terpal seadanya.
Memasuki puncak musim penghujan ini, Dinkes Kabupaten Bekasi terus mengingatkan masyarakat agar menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Salah satu perumahan yang terendam banjir ialah Perumahan RN 1 di RW 02 dan RW 11 Kelurahan Margadadi, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.
Baznas melalui Baznas Tanggap Bencana (BTB) bergerak cepat melakukan evakuasi warga yang terjebak banjir di sejumlah wilayah di Kota Tangerang dan Kabupaten Karawang.
NASIB memprihatinkan melanda ratusan pengungsi banjir di Pamanukan, Subang, Jawa Barat, yang terpaksa harus mengungsi di kolong jembatan layang (flyover) tanpa alas tidur yang memadai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved