Kamis 28 Januari 2021, 13:47 WIB

Polisi Dalami Asal Satwa Langka Diperoleh Tersangka

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan
Polisi Dalami Asal Satwa Langka Diperoleh Tersangka

Antara/Muhammad Iqbal.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

 

DITRESKRIMSUS Polda Metro Jaya menciduk pria berinisial Y lantaran melakukan perdagangan satwa dilindungi. Tersangka Y diamankan di kawasan Bekasi, Jawa Barat.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut pihaknya masih mendalami tersangka untuk mengetahui sumber satwa dilindungi itu didapat.

Berdasarkan penyelidikan sementara, Yusri mengatakan tersangka Y mendapatkan binatang-binatang mulai dari orang utan hingga burung langka yang dilindungi dari grup media sosial yang sengaja dibuat untuk bertukar informasi.

"Di situ pelaku mencari siapa yang miliki binatang langka ini. Dia siap membeli. Contoh orang utan ini, nanti dia jemput dengan harga yang telah ditentukan," ungkap Yusri.

Kemudian, tersangka Y sengaja menyimpan binatang tersebut di salah satu toko yang dimiliki sebelum akhirnya ditawarkan kepada orang lain juga melalui media sosial.

"Dia juga punya toko sendiri. Kalau ada yang menginginkan dia bisa siapkan tapi sistemnya adalah diam-diam," tuturnya.

Adapun barang bukti tujuh binatang langka yang diamankan penyidik dari tersang Y, yakni satu bayi orang utan, tiga lutung jawa, dan tiga burung beo Nias.

"Adakah kemungkinan ada kejahatan nasional lintas negara? Nanti kami akan dalami semuanya," tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka Y dijerat Pasal 40 ayat 2 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem dengan ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp100 juta. Kemudian, tersangka dikenakan pula Pasal 21.

Yusri menuturkan tersangka Y telah dilakukan penahanan. "Kami masih mengembangkan terus karena pasti ada hulunya darimana dia mendapatkan binatang ini," ungkapnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Diduga Investasi Bodong, Korban Laporkan CEO EDDCash ke Bareskrim

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 14 April 2021, 23:39 WIB
Seluruh korban investasi bodong ini mengaku tidak bisa mencairkan uang kripto dari EDDCash sejak enam bulan lalu yang menyebabkan rugi...
MI/ Ramdani

PDIP: Anggaran APBD tak Cerminkan Anies Pro Warga Miskin

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 14 April 2021, 21:59 WIB
“Ketidakberpihakan kepada warga miskin juga terlihat dari APBD yang sangat minim untuk UMKM, malah dana UMKM datangnya dari...
Dok. Polri

Kakorlantas Jamin Pos Penyekatan Siap Halau Pemudik

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 14 April 2021, 20:35 WIB
Titik penyekatan awal jalur yang mengarah ke Jawa Tengah dan Jawa Barat yaitu di KM 31 tol Jakarta...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Tajamnya Lancang Kuning di Lapangan

 Polda Riau meluncurkan aplikasi Lancang Kuning untuk menangani kebakaran hutan dan lahan. Berhasil di lapangan, dipuji banyak kalangan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya