Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Penanggungan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem di Ibu Kota. Cuaca tersebut diprediksi akan melanda Jakarta pada 28 Januari 2021 hingga 2 Februari 2021.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Sabdo Kurnianto mengungkapkan bahwa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan prakiraan cuaca berbasis dampak (IBF) untuk dampak banjir atau banjir bandang dalam dua hari ini, yaitu 28-29 Januari 2021. Jakarta masuk dalam potensi dampak dengan status siaga.
"Kami mengimbau agar masyarakat dapat mengantisipasi dan menyiapkan segala sesuatunya untuk menjaga diri dari hujan angin," kata Sabdo dalam keterangan tertulis, Kamis (28/1).
Baca juga: Jorok, Kali Baru Depok Dipenuhi Sampah
Ia menjelaskan cuaca ekstrem tersebut dapat menimbulkan genangan, banjir, tanah longsor, pohon tumbang, dan jalan licin.
Pihak BPBD DKI Jakarta juga telah mengimbau kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat dan lurah daerah rawan banjir atau longsor agar mengantisipasi potensi cuaca tersebut.
Para petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta Satuan Tugas (Satgas Banjir/Petugas Kebersihan Luar Gedung (PKLG) Dinas Sumber Daya Air Kecamatan diminta bersiaga.
"Masyarakat dapat menghubungi 112 apabila membutuhkan bantuan," kata dia.
BMKG mencatat 94% dari 342 Zona Musim di Indonesia saat ini telah memasuki musim hujan. Mereka memprediksi puncak musim hujan akan terjadi pada Januari dan Februari 2021 di beberapa wilayah. Yakni sebagian Sumatra bagian selatan, sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta, sebagian Kalimantan, Bali, dan Nusa Tenggara. Wilayah Timur pun diprediksi sama, yaitu sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan bagian selatan Papua.
BMKG juga mengeluarkan peringatan waspada gelombang tinggi dengan tinggi 1.25 sampai dengan 2.5 meter di area Pulau Jawa. Tepatnya di Perairan utara Banten, Perairan Kep Seribu, Laut Jawa Bagian Barat, Perairan Karawang-Subang dan Perairan Indramayu-Cirebon. (OL-1)
Berbagai pengalaman menghadapi bencana alam yang telah terjadi harus menjadi pembelajaran bagi kita agar mampu memitigasi sejumlah potensi bencana di tanah air.
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung selama sepekan ke depan, mulai 22 hingga 28 Januari 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan.
BMKG rilis prakiraan cuaca Jakarta hari ini 22 Januari 2026. Waspada potensi hujan sedang hingga petir di Jaksel dan Jaktim. Simak detail lengkapnya.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved